<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Malaysia: Mengapa lebih &#8220;maju&#8221; ?</title>
	<atom:link href="http://martarizal.wordpress.com/2007/11/22/malaysia-mengapa-lebih-maju/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://martarizal.wordpress.com/2007/11/22/malaysia-mengapa-lebih-maju/</link>
	<description>Perubahan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 May 2009 05:20:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ganda</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2007/11/22/malaysia-mengapa-lebih-maju/#comment-29</link>
		<dc:creator>ganda</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 14:22:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/2007/11/22/malaysia-mengapa-lebih-maju/#comment-29</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaikum pak Marta, semoga senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
saya ada beberapa usul nih pak, terkait dengan pelayanan di mipa ui dan sebagainya.
1.  kemarin saya legalisir ftkp ijazah dan transkrip nilai.  meskipun hanya Rp 2500 rupiah per lembar (baik ijazah maupun transkrip), namun menurut saya biayanya agak lumayan mahal.  kalau masing2 cuma 2 rangkap mungkin ga masalah karena hanya keluar Rp 5000.  tapi jika kita mau mengurus kerja atau beasiswa s2 ke berbagai tempat, kta mungkin butuh 6 rangkap atau lebih yang artinya harus membayar Rp 30.ooo.  sepertinya harga yang terlalu besar untuk 6 buah stempel bertandatangan.  mohon dipertimbangkan agar ongkos yang ditetapkan lebih bijaksana.  misalnya untuk legalisir di atas 4 rangkap, maka biaya yang dikeluarkan dipotong 50%.  biasanya yang perlu legalisir belum kerja seperti saya he he he...

2.  buat saya, perpustakaan adalah ruangan kedua setelah ruang kuliah.  namun saya selalu punya pengalaman buruk dengan pelayanan perpus mipa, terutama dengan ibu2 agak gemuk berkerudung yang terlihat lebih tua karena sepertinya tidak pernah menebar senyum melayani 
mahasiswa.  figur pegawai ideal bagi saya adalah seperti pegawai di Kantor kerjasama Internasional UI, selalu senyum dan siap membantu mahasiswa yang mencari beasiswa untuk kuliah overseas.  mohon memberikan teguran kepada ibu tersebut, karena stidaknya sejak tahun 2000 ia selalu begitu, hingga kemarin saya ke kampus mencari rererensi .  kasihan kan adik2 saya kalau selalu dicemberuti spt itu?



&lt;blockquote&gt;
&lt;strong&gt;admin:&lt;/strong&gt;
Kita berharap banyak pada kepemimpinan dekan yad. 
&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaikum pak Marta, semoga senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.<br />
saya ada beberapa usul nih pak, terkait dengan pelayanan di mipa ui dan sebagainya.<br />
1.  kemarin saya legalisir ftkp ijazah dan transkrip nilai.  meskipun hanya Rp 2500 rupiah per lembar (baik ijazah maupun transkrip), namun menurut saya biayanya agak lumayan mahal.  kalau masing2 cuma 2 rangkap mungkin ga masalah karena hanya keluar Rp 5000.  tapi jika kita mau mengurus kerja atau beasiswa s2 ke berbagai tempat, kta mungkin butuh 6 rangkap atau lebih yang artinya harus membayar Rp 30.ooo.  sepertinya harga yang terlalu besar untuk 6 buah stempel bertandatangan.  mohon dipertimbangkan agar ongkos yang ditetapkan lebih bijaksana.  misalnya untuk legalisir di atas 4 rangkap, maka biaya yang dikeluarkan dipotong 50%.  biasanya yang perlu legalisir belum kerja seperti saya he he he&#8230;</p>
<p>2.  buat saya, perpustakaan adalah ruangan kedua setelah ruang kuliah.  namun saya selalu punya pengalaman buruk dengan pelayanan perpus mipa, terutama dengan ibu2 agak gemuk berkerudung yang terlihat lebih tua karena sepertinya tidak pernah menebar senyum melayani<br />
mahasiswa.  figur pegawai ideal bagi saya adalah seperti pegawai di Kantor kerjasama Internasional UI, selalu senyum dan siap membantu mahasiswa yang mencari beasiswa untuk kuliah overseas.  mohon memberikan teguran kepada ibu tersebut, karena stidaknya sejak tahun 2000 ia selalu begitu, hingga kemarin saya ke kampus mencari rererensi .  kasihan kan adik2 saya kalau selalu dicemberuti spt itu?</p>
<blockquote><p>
<strong>admin:</strong><br />
Kita berharap banyak pada kepemimpinan dekan yad.
</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: siti</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2007/11/22/malaysia-mengapa-lebih-maju/#comment-11</link>
		<dc:creator>siti</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2008 13:52:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/2007/11/22/malaysia-mengapa-lebih-maju/#comment-11</guid>
		<description>engga ah, serem</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>engga ah, serem</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: siti</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2007/11/22/malaysia-mengapa-lebih-maju/#comment-5</link>
		<dc:creator>siti</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2007 06:12:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/2007/11/22/malaysia-mengapa-lebih-maju/#comment-5</guid>
		<description>karena adanya budaya birokrasi yang tertanam sejak dini, contohnya dapat dilihat pada dekanat mipaui. mengurus suatu hal dibuat lama... bisa lama kog dibikin cepat...? tanya kenapa

&lt;blockquote&gt;
&lt;strong&gt;marta:&lt;/strong&gt;
Terimakasih atas kritiknya. 
Kami sedang meningkatkan kualitas pelayanan.
Ahsan, bila ada kasus, disampaikan langsung ke kami
&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>karena adanya budaya birokrasi yang tertanam sejak dini, contohnya dapat dilihat pada dekanat mipaui. mengurus suatu hal dibuat lama&#8230; bisa lama kog dibikin cepat&#8230;? tanya kenapa</p>
<blockquote><p>
<strong>marta:</strong><br />
Terimakasih atas kritiknya.<br />
Kami sedang meningkatkan kualitas pelayanan.<br />
Ahsan, bila ada kasus, disampaikan langsung ke kami
</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
