<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Menuju hari esok lebih baik dari hari ini</title>
	<atom:link href="http://martarizal.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://martarizal.wordpress.com</link>
	<description>Perubahan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Apr 2008 03:04:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='martarizal.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/61c3fd77b32997f72d9af35090a0eed0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Menuju hari esok lebih baik dari hari ini</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Peluang 9 dari 10 Pintu Rizki</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/04/28/peluang-9-dari-10-pintu-rizki/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/04/28/peluang-9-dari-10-pintu-rizki/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 03:04:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[anne ahira]]></category>
		<category><![CDATA[asian brain]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[cari uang]]></category>
		<category><![CDATA[pintu rizki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Man Jadda wa jada, barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil. ALlah SWT tidak akan mengubah nasib kita, kecuali kita sendiri yang mengubahnya.
Salah satu dari 9 pintu rizki telah dicoba dan sedang dijalani. Memang pintu itu baru terbuka sedikit, tapi insya ALlah dengan terus berusaha, ALlah SWT akan membukanya lebih lebar lagi.
Salah duanya ingin mengikuti jejak Kang Achoey, tapi sepertinya ilmunya belum mencukupi.
Dalam upaya berusaha [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=40&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright" style="float:right;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:Dy1gojGKTUoSTM:http://loudsign.com/blog/wp-content/uploads/2007/11/gold.jpg" alt="" width="123" height="98" />Man Jadda wa jada, barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil. ALlah SWT tidak akan mengubah nasib kita, kecuali kita sendiri yang mengubahnya.<span id="more-40"></span></p>
<p>Salah satu dari 9 pintu rizki telah dicoba dan sedang dijalani. Memang pintu itu baru terbuka sedikit, tapi insya ALlah dengan terus berusaha, ALlah SWT akan membukanya lebih lebar lagi.</p>
<p>Salah duanya ingin mengikuti jejak Kang Achoey, tapi sepertinya ilmunya belum mencukupi.</p>
<p>Dalam upaya berusaha membuka salah tiga dari sembilan pintu rizki ALlah, terdamparlah saya pada sebuah belantara bisnis yang ternyata dikenal sebagai bisnis online. Mulai dengan cari tahu sana dan cari tahu sini, tanya Om Google, pelajari dan pelajari. Akhirnya, diantara yang menarik adalah adanya seseorang mengajarkan, kalau kita mau belajar dan berusaha, maka keberhasilan sangat tergantung pada upaya yang terus kita lakukan. Tertarik ? Silahkan cari tahu lebih banyak <a href="http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=648822" target="_blank">disini</a>.  Pola yang diajarkannya bertahap, mirip dengan perkuliahan di PT terbuka.</p>
<p><a href="http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=648822"><img class="alignright" style="float:right;" src="http://www.asianbrain.com/images/frontface/book.gif" alt="" width="137" height="183" /></a>Bila kita ingin mendapatkan E-Book gratis untuk pemula terkait apa dan bagaimana bisnis online, silahkan mendaftarnya <a href="http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=648822">disini</a>.</p>
<p>Yang jelas, hidup ini ujian, keberhasilan di dunia dan di akhirat, sangat bergantung pada usaha kita masing-masing. Tidak ada yang gratis, tidak ada yang berjalan tanpa melalui rintangan. Bagi yang ingin cepat kaya, bagi yang ingin sedikit usaha, bagi yang kurang suka tantangan, memang sebaiknya jangan main-main <a href="http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=648822">kesini.</a></p>
<p>Bagi anda yang sudah punya pengalaman, silahkan berbagi komentar dan sarannya. Saya akan senang sekali, bila ada yang mau diajak diskusi melalui email atau YM; kakanda64@yahoo.com.</p>
<p>Terimakasih sebelumnya. Man jadda wa jada</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=40&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/04/28/peluang-9-dari-10-pintu-rizki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:Dy1gojGKTUoSTM:http://loudsign.com/blog/wp-content/uploads/2007/11/gold.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.asianbrain.com/images/frontface/book.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Amanah</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/03/04/amanah/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/03/04/amanah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2008 01:53:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[amanah]]></category>
		<category><![CDATA[kekuasaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[AlhamduliLlah, salah satu amanah berat telah dilepaskan dari pundak ini, dan astaghfiruLlah, saya mohon ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan (salah kata, salah sikap, salah prioritas, &#8230;) selama mengemban amanah tersebut.
Saya coba renungi kisah Umar b Khattab berikut:
Umar bin Khattab, khalifah ke-2 dalam pemerintahan daulah Islam ini adalah pemimpin paling berkuasa pada zamannya, tapi sangat sederhana dan bijaksana dalam kepemimpinannya. Beliau, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=39&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>AlhamduliLlah, salah satu amanah berat telah dilepaskan dari pundak ini, dan astaghfiruLlah, saya mohon ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan (salah kata, salah sikap, salah prioritas, &#8230;) selama mengemban amanah tersebut.<span id="more-39"></span></p>
<p>Saya coba renungi kisah Umar b Khattab berikut:</p>
<p>Umar bin Khattab, khalifah ke-2 dalam pemerintahan daulah Islam ini adalah pemimpin paling berkuasa pada zamannya, tapi sangat sederhana dan bijaksana dalam kepemimpinannya. Beliau, Umar bin Khattab, belum akan tertidur dengan lelap setiap malamnya jika belum berkeliling (tanpa pengawalan) untuk mencari tahu kondisi rakyat yang dipimpinnya. Hingga sampai pada suatu malam beliau mendengar tangis seorang anak karena kelaparan meminta makanan pada ibunya. Sang ibu mengatakan makanan yang direbusnya belum matang. Ketika Umar bertanya pada si ibu mengapa anaknya dibiarkan menangis sang ibu menjawab tidak ada makanan yang dapat disuguhkan buat anaknya. Dan yang direbus di perapian rupanya hanyalah batu agar anak yakin masih ada harapan akan makan jika telah matang karena sudah tiga hari menahan lapar.</p>
<p>Mengetahui keadaan seperti itu, Umar pulang dan mengambil sekarung gandum dari gudang, memikulnya sendiri, dan menyerahkan langsung kepada sang ibu sebagai bahan makanan. Ada yang mengatakan bahkan Umar sendirilah yang memasakkannya untuk ibu dan anak tadi.</p>
<p>Umar juga sangat detil memperhatikan hal sekecil apapun yang menjadi tanggung jawab dalam kepemimpinannya. Diriwayatkan ada seekor keledai yang tergelincir di jalan raya yang agak rusak (karena jalannya bolong-bolong) sampai patah kakinya. Mengetahui peristiwa ini Umar amat menyesal dan memohon ampunan kepada Allah karena takut dimintakan pertanggungjawabannya di akhirat. Beliau merasa bersalah karena itu terjadi pada masa kepemimpinannya yang masih menyisakan sarana jalan yang tidak memadai sehingga mencelakakan, sekalipun hanya seekor keledai.</p>
<p>Dikisahkan pula sepulangnya Umar dari Madinah, sampailah Umar di suatu desa terpencil dan bertemu dengan seorang nenek. Umar bertanya tentang bagaimanakah kepemimpinan Amirul Mu’minin (sang pemimpin). Nenek menjawab, ”Celakalah Umar, karena sampai dengan hari ini dia belum pernah berkunjung dan mengetahui dan memperdulikan keadaan saya sebagai rakyatnya.” Rupanya si nenek tidak tahu kalau yang pria di hadapannya itulah Umar (Amirul Mu’minin). Sampai ketika seorang sahabat lewat dan mengucapkan salam kepada Amirul Mu’minin si nenek baru sadar bahwa pria di hadapannya adalah pemimpin yang dimaksudkan. Akhirnya dengan perasaan rugi dan menyesali atas ketidakberesannya selama memimpin dengan disaksikan salah seorang sahabat tadi, Umar –setelah bersepakat dengan si nenek- membayar semacam tebusan kepada nenek atas kelalaiannya selama memimpin, tidak memperhatikan seluruh wilayah kekuasaannya dengan adil. Tentu saja dengan bertekad untuk selanjutnya akan memperhatikan setiap jengkal tanah kekuasaannya, tidak ada yang dilupakan dan dibiarkan begitu saja.</p>
<p>Begitu pula riwayat Umar bin ‘Abdul Aziz –khalifah kelima- selama memimpin. Semasa kepemimpinannya tidak ada lagi orang yang mau menjadi penerima zakat karena rakyatnya sudah mencapai tingkat kemakmuran yang berlebih. Sikap sederhana dan kerja kerasnya terwujudkan dalam kemakmuran pada seluruh negeri kala itu. Sejak awal menjabat, beliau menanggalkan seluruh kemewahan yang dimilikinya dan memerintah dengan kesederhanaan. Seluruh warisan dari pejabat sebelumnya dimasukkan menjadi milik negara. Perhatikan ketika beliau harus mematikan lampu ketika menerima tamu dari keluarganya sendiri karena tidak mau menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, urusan keluarga adalah urusan pribadi, sehingga ia menolak berbuat korup kecil-kecilan. Beliau juga tidak bersedia meminum madu yang dibelikan istrinya karena tahu bahwa madu itu dibeli di pasar dengan menggunakan fasilitas kereta kuda milik negara.</p>
<p>Dikutip dari <a HREF="http://creasiana.multiply.com/journal/item/3/Kesederhanaan_Buah_Iman_dan_Taqwa">sini</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=39&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/03/04/amanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghindari &#8220;Penganggur Terdidik&#8221;</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/12/menghindari-penganggur-terdidik/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/12/menghindari-penganggur-terdidik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 01:44:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[CDC]]></category>
		<category><![CDATA[penganggur]]></category>
		<category><![CDATA[standar kompetensi lulusan]]></category>
		<category><![CDATA[wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[
Tidak ada yang niat menganggur, tapi bila kuliah hanya sekedar cari nilai, cari ijazah, adalah indikasi akan menuju sulitnya mendapatkan pekerjaan
Kompas melaporkan jumlah pengangguran terdidik terus bertambah.
(lihat Grafik). Pengangguran terdidik tidaklah dapat diatasi dengan penciptaan lapangan kerja yang padat karya yang hanya cocok untuk lulusan SMA ke bawah. Antisipasi dengan menyiapkan lulusan memiliki standar kompetensi lulusan:

Indeks Prestasi Kumulatif, sebagai indikator kompetensi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=37&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img ALIGN="top" HEIGHT="350" WIDTH="450" BORDER="0" SRC="http://martarizal.files.wordpress.com/2008/02/datapengangguran.jpg?w=450&#038;h=350" /></p>
<p>Tidak ada yang niat menganggur, tapi bila kuliah hanya sekedar cari nilai, cari ijazah, adalah indikasi akan menuju sulitnya mendapatkan pekerjaan<br />
<span id="more-37"></span>Kompas melaporkan jumlah pengangguran terdidik terus bertambah.<br />
(lihat Grafik). Pengangguran terdidik tidaklah dapat diatasi dengan penciptaan lapangan kerja yang padat karya yang hanya cocok untuk lulusan SMA ke bawah. Antisipasi dengan menyiapkan lulusan memiliki standar kompetensi lulusan:</p>
<ol>
<li>Indeks Prestasi Kumulatif, sebagai indikator kompetensi sesuai bidangnya minimal 3,00</li>
<li>Indikator kemampuan bahasa, tes TOEFL min 500</li>
<li>Indikator suka bersaing, sertifikat menang lomba karya tulis, lomba penelitian</li>
<li>Indikator kemampuan soft skills, diantaranya 5:3:1 (minimal 5 kali ikut kegiatan, minimal 3 kali jadi panitia kegiatan dan minimal sekali jadi pengurus organisasi)</li>
<li>Indikator kemampuan wirausaha</li>
</ol>
<p>Sistem perlu dibuat untuk mendukung tercapainya standarisasi kompetensi lulusan minimal tersebut, misalnya:</p>
<ol>
<li>Adanya CDC yang memberikan pelatihan wirausaha, teknik menghadapi wawancara, membuat CV yang menjual dan proaktif &#8220;menjual&#8221; lulusan ke Industri.</li>
<li>Supaya tim marketing pede menjual lulusan, tentunya &#8220;barang yang ditawarkan&#8221; harus berkualitas. Jadi perlu quality control team</li>
</ol>
<p>Sumber:</p>
<ol>
<li> <a TARGET="_blank" HREF="http://www.kompas. com/kompascetak/ read.php? cnt=.kompascetak .xml.2008. 02.11.03100131&amp; channel=2&amp; mn=4&amp;idx= 4">Kompas 11 Feb 08</a></li>
<li><a TARGET="_blank" HREF="http://diskusiekonomi.blogspot.com/2007/10/benarkah-pembangunan-infrastruktur.html">Diskusi Ekonomi</a></li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=37&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/12/menghindari-penganggur-terdidik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pola Hidup Sehat</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/08/pola-hidup-sehat/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/08/pola-hidup-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Feb 2008 10:58:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[pola]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Apa saja yang harus diperhatikan, jika ingin mensyukuri nikmat sehat ?
Saya sedang coba mengumpulkan

Tidak merokok, tidak minum alkohol
Hindari teh, kopi
Banyak minum air putih (agar kerja ginjal tidak berat)
Olahraga yang teratur
Hindari makanan yang ber&#8221;purin&#8221;, apa saja ya &#8230; (menghindari asam urat)
Hindari makanan &#8220;gorengan&#8221;

Ternyata ada tambahannya:

 Puasa (Shaum) Senin Kamis


Sumber:
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=35&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Apa saja yang harus diperhatikan, jika ingin mensyukuri nikmat sehat ?<span id="more-35"></span></p>
<p>Saya sedang coba mengumpulkan</p>
<ol>
<li>Tidak merokok, tidak minum alkohol</li>
<li>Hindari teh, kopi</li>
<li>Banyak minum air putih (agar kerja ginjal tidak berat)</li>
<li>Olahraga yang teratur</li>
<li>Hindari makanan yang ber&#8221;purin&#8221;, apa saja ya &#8230; (menghindari asam urat)</li>
<li>Hindari makanan &#8220;gorengan&#8221;</li>
</ol>
<p>Ternyata ada tambahannya:</p>
<ul>
<li> Puasa (Shaum) Senin Kamis</li>
<li></li>
</ul>
<p>Sumber:</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=35&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/08/pola-hidup-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>1 ONS bukan 100 Gram &#8211; Pendidikan yang Menjadi Boomerang</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/06/1-ons-bukan-100-gram-pendidikan-yang-menjadi-boomerang/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/06/1-ons-bukan-100-gram-pendidikan-yang-menjadi-boomerang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 01:48:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Salah Kaprah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/2008/02/06/1-ons-bukan-100-gram-pendidikan-yang-menjadi-boomerang/</guid>
		<description><![CDATA[Untuk meluruskan salah kaprah yang terjadi…
==========================================================
Seorang teman saya yang bekerja pada sebuah perusahaan asing, di PHK akhir
tahun lalu. Penyebabnya adalah kesalahan menerapkan dosis pengolahan
limbah, yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kesalahan ini terkuak
ketika seorang pakar limbah dari suatu negara Eropa mengawasi secara
langsung proses pengolahan limbah yang selama itu dianggap selalu gagal.
Pasalnya adalah, takaran timbang yang dipakai dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=33&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Untuk meluruskan salah kaprah yang terjadi…<span id="more-33"></span><br />
==========================================================</p>
<p>Seorang teman saya yang bekerja pada sebuah perusahaan asing, di PHK akhir<br />
tahun lalu. Penyebabnya adalah kesalahan menerapkan dosis pengolahan<br />
limbah, yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kesalahan ini terkuak<br />
ketika seorang pakar limbah dari suatu negara Eropa mengawasi secara<br />
langsung proses pengolahan limbah yang selama itu dianggap selalu gagal.<br />
Pasalnya adalah, takaran timbang yang dipakai dalam buku petunjuknya<br />
menggunakan satuan pound dan ounce. Kesalahan fatal muncul karena yang<br />
bersangkutan mengartikan 1 pound = 0,5 kg. dan 1 ounce (ons) = 100 gram,<br />
sesuai pelajaran yang ia terima dari sekolah. Sebelum PHK dijatuhkan,<br />
teman saya diberi tenggang waktu 7 hari untuk membela diri dgn. cara<br />
menunjukkanacuan ilmiah yang menyatakan 1 ounce (ons) = 100 g. Usaha maksimum yang dilakukan hanya bisa menunjukkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang<br />
mengartikan ons (bukan ditulis ounce) adalah satuan berat senilai 1/10<br />
kilogram. Acuan lain termasuk tabel-tabel konversi yang berlaku sah atau<br />
dikenal secara internasional tidak bisa ditemukan.</p>
<p>SALAH KAPRAH YANG TURUN-TEMURUN.</p>
<p>Prihatin dan penasaran atas kasus diatas, saya mencoba menanyakan hal ini<br />
kepada lembaga yang paling berwenang atas sistem takar-timbang dan ukur di<br />
Indonesia, yaitu Direktorat Metrologi . Ternyata, pihak Dir. Metrologi-pun<br />
telah lama melarang pemakaian satuan ons untuk ekivalen 100 gram. Mereka<br />
justru mengharuskan pemakaian satuan yang termasuk dalam Sistem<br />
Internasional (metrik) yang diberlakukan resmi di Indonesia. Untuk ukuran<br />
berat, satuannya adalah gram dan kelipatannya. Satuan Ons bukanlah bagian<br />
dari sistem metrik ini dan untuk menghilangkan kebiasaan memakai satuan<br />
ons ini, Direktorat Metrologi sejak lama telah memusnahkan semua anak<br />
timbangan (bandul atau timbal) yang bertulisan “ons” dan “pound”.<br />
Lepas dari adanya kebiasaan kita mengatakan 1 ons = 100 gram dan 1 pound =<br />
500 gram,ternyata tidak pernah ada acuan sistem takar-timbang legal atau<br />
pengakuan internasional atas satuan ons yang nilainya setara dengan 100<br />
gram. Dan dalam sistem timbangan legal yang diakui dunia internasional,<br />
tidak pernah dikenal adanya satuan ONS khusus Indonesia. Jadi, hal ini<br />
adalah suatu kesalahan yang diwariskan turun-temurun. Sampai kapan mau<br />
dipertahankan ?</p>
<p>BAGAIMANA KESALAHAN DIAJARKAN SECARA RESMI ?</p>
<p>Saya sendiri pernah menerima pengajaran salah ini ketika masih di bangku<br />
sekolah dasar. Namun, ketika saya memasuki dunia kerja nyata, kebiasaan<br />
salah yang nyata-nyata diajarkan itu harus dibuang jauh karena akan<br />
menyesatkan. Beberapa sekolah telah saya datangi untuk melihat sejauh mana<br />
penyadaran akan penggunaan sistem takar-timbang yang benar dan sah dikemas<br />
dalam<br />
materi pelajaran secara benar, dan bagaimana para murid (anak-anak kita)<br />
menerapkan dalam hidup sehari-hari. Sungguh memprihatinkan. Semua sekolah<br />
mengajarkan bahwa 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, dan anak-anak<br />
kita pun menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari. “Racun” ini sudah<br />
tertanam didalam otak anak kita sejak usia dini.<br />
Dari para guru, saya mendapatkan penjelasan bahwa semua buku pegangan yang<br />
diwajibkan atau disarankan oleh Departemen Pendidikan Indonesia<br />
mengajarkan seperti itu. Karena itu, tidaklah mungkin bagi para guru untuk<br />
melakukan koreksi selama Dep. Pendidikan belum merubah atau memberi-kan<br />
petunjuk resmi.</p>
<p>TANGGUNG JAWAB SIAPA ?</p>
<p>Maka, bila terjadi kasus-kasus serupa diatas, Departemen Pendidikan kita<br />
jangan lepas tangan. Tunjukkanlah kepada masyarakat kita terutama kepada<br />
para guru yang mengajarkan kesalahan ini, salah satu alasannya agar tidak<br />
menjadi beban psikologis bagi mereka ; “acuan sistem timbang legal yang<br />
mana yang pernah diakui / diberlakukan secara internasional, yang<br />
menyatakan bahwa :<br />
1 ons adalah 100 gram, 1 pound adalah 500 gram.”?</p>
<p>Kalau Dep. Pendidikan tidak bisa menunjukkan acuannya, mengapa hal ini<br />
diajarkan secara resmi di sekolah sampai sekarang ? Pernahkan Dep.<br />
Pendidikan menelusuri, dinegara mana saja selain Indonesia berlaku<br />
konversi 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram ? Patut dipertanyakan<br />
pula, bagaimana tanggung jawab para penerbit buku pegangan sekolah yng<br />
melestarikan kesalahan ini ?</p>
<p>Kalau Dep. Pendidikan mau mempertahankan satuan ons yang keliru ini,<br />
sementara pemerintah sendiri melalui Direktorat Metrologi melarang<br />
pemakaian satuan “ons” dalam transaksi legal, maka konsekwensinya ialah<br />
harus dibuat sistem baru timbangan Indonesia (versi Depdiknas). Sistem<br />
baru inipun harus diakui lebih dulu oleh dunia internasional sebelum<br />
diajarkan kepada anak-anak. Perlukah adanya sistem timbangan Indonesia<br />
yang konversinya adalah 1 ons (Depdiknas) = 100 gram dan 1 pound<br />
(Depdiknas) = 500 gram. ? Bagaimana “Ons dan Pound (Depdiknas)” ini<br />
dimasukkan dalam sistem metrik yang sudah baku diseluruh dunia ? Siapa<br />
yang mau pakai ?.</p>
<p>HENTIKAN SEGERA KESALAHAN INI</p>
<p>Contoh kasus diatas hanyalah satu diantara sekian banyak problema yang<br />
merupakan akibat atau korban kesalahan pendidikan. Saya yakin masih banyak<br />
kasus-kasus senada yang terjadi, tetapi tidak kita dengar. Salah satu<br />
contoh kecil ialah, banyak sekali ibu-ibu yang mempraktekkan resep kue<br />
dari buku luar negeri tidak berhasil tanpa diketahui dimana kesalahannya.<br />
Karena ini kesalahan pendidikan, masalah ini sebenarnya merupakan masalah<br />
nasional pendidikan kita yang mau tidak mau harus segera dihentikan.<br />
Departemen Pendidikan tidak perlu malu dan basa-basi diplomatis mengenai<br />
hal ini. Mari kita pikirkan dampaknya bagi masa depan anak-anak Indonesia.<br />
Berikan teladan kepada bangsa ini untuk tidak malu memperbaiki kesalahan.<br />
Sekalipun hanya untuk pelajaran di sekolah, dalam hal Takar-Timbang-Ukur,<br />
Dep. Pendidikan tidak memiliki supremasi sedikitpun terhadap Direktorat<br />
Metrologi sebagai lembaga yang paling berwenang di Indonesia. Mari kita<br />
ikuti satu acuan saja, yaitu Direktorat Metrologi.</p>
<p>Era Globalisasi tidak mungkin kita hindari, dan karena itu anak-anak kita<br />
harus dipersiapkan dengan benar. Benar dalam arti landasannya, prosesnya,<br />
materinya maupun arah pendidikannya. Mengejar ketertinggalan dalam hal<br />
kualitas SDM negara tetangga saja sudah merupakan upaya yang sangat<br />
berat. Janganlah malah diperberat dengan pelajaran sampah yang justru<br />
bakal menyesatkan. Didiklah anak-anak kita untuk mengenal dan mengikuti<br />
aturan dan standar yang berlaku SAH dan DIAKUI secara internasional, bukan<br />
hanya yang rekayasa lokal saja. Jangan ada lagi korban akibat pendidikan<br />
yang salah. Kita lihat yang nyata saja, berapa banyak TKI diluar negeri<br />
yang berarti harus mengikuti acuan yang berlaku secara internasional.<br />
Anak-anak kita memiliki HAK untuk mendapatkan pendidikan yang benar<br />
sebagai upaya mempersiapkan diri menyongsong masa depannya yang akan penuh<br />
dengantantangan berat.</p>
<p>ACUAN MANA YANG BENAR ?</p>
<p>Banyak sekali literatur, khususnya yang dipakai dalam dunia tehnik, dan<br />
juga ensiklopedi ternama seperti Britannica, Oxford, dll. (maaf, ini bukan<br />
promosi) menyajikan tabel-tabel konversi yang tidak perlu diragukan lagi.<br />
Selain pada buku literatur, tabel-tabel konversi semacam itu dapat<br />
dijumpai dengan mudah di-dalam buku harian / diary/agenda yang biasanya<br />
diberikan oleh toko atau produsen suatu produk sebagai sarana promosi.</p>
<p>Salah satu konversi untuk satuan berat yang umum dipakai SAH secara<br />
internasional adalah sistem avoirdupois / avdp. (baca : averdupoiz).</p>
<p><strong><font COLOR="#0000ff">1 ounce/ons/onza = 28,35 gram (bukan 100 g.)</font></strong></p>
<p><strong><font COLOR="#0000ff">1 pound = 453 gram (bukan 500 g.)</font></strong></p>
<p><strong><font COLOR="#0000ff">1 pound = 16 ounce (bukan 5 ons)</font></strong></p>
<p>Bayangkan saja, bagaimana jadinya kalau seorang apoteker meracik resep<br />
obat yang seharusnya hanya diberi 28 gram, namun diberi 100 gram. Apakah<br />
kesalahan semacam ini bisa di kategorikan sebagai malapraktek ?<br />
Pelajarannya memang begitu, kalau murid tidak mengerti, dihukum !!!<br />
Jadi, kalau malapraktik, logikanya adalah tanggung jawab yang mengajarkan.<br />
(ini hanya gambaran / ilustrasi salah satu akibat yang bisa ditimbulkan,<br />
bukan kejadian sebenarnya, tetapi dalam bidang lain banyak sekali terjadi)</p>
<p>KALAU BUKAN KITA YANG MENYELAMATKAN &#8211; LALU SIAPA ?</p>
<p>Melalui tulisan ini saya ingin mengajak semua kalangan, baik kalangan<br />
pemerintah, akademis, profesi, bisnis / pedagang, sekolah dan orang tua<br />
dan juga yang lainnya untuk ikut serta mendukung penghapusan satuan “ons<br />
dan pound yang keliru” dari kegiatan kita sehari-hari. Pengajaran system<br />
timbang dgn. satuan Ounce dan Pound seharusnya diberikan sebagai<br />
pengetahuan disertai kejelasan asal-usul serta rumus konversi yang benar.<br />
Hal ini untuk membuang kebiasaan salah yang telah melekat dalam kebiasaan<br />
kita, yang bisa mencelakakan / menyesatkan anak-anak kita, generasi<br />
penerus bangsa ini.</p>
<p># # # # #</p>
<p>Tulisan ini akan dikirimkan kepada media masa, baik cetak maupun<br />
elektronik yang mau menyiarkannya demi kepentingan bangsa. Dipersilahkan<br />
mengubah formatnya sesuai dengan ketentuan penyiaran masing-masing.<br />
Juga kepada sekolah-sekolah, pabrik-pabrik serta LSM dan masyarakat umum,<br />
untuk diketahui secara luas.</p>
<p>Bila anda merasa sependapat dengan saya, setuju untuk menghentikan<br />
kesalahan ini demi masa depan anak bangsa Indonesia, silahkan diperbanyak<br />
/ difoto copy dan disebar-luaskan sendiri.</p>
<p>Bila anda ragu-ragu terhadap kebenaran tulisan ini, silahkan menanyakannya<br />
langsung kepada Direktorat Metrologi atau Balai Metrologi setempat dikota<br />
anda berada.</p>
<p>Terima kasih saya ucapkan kepada anda yang peduli dan mau berpar-tisipasi<br />
menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia. Semoga Tuhan memberkati<br />
upaya ini, yang kita lakukan dengan tulus ikhlas tanpa pamrih sedikitpun.</p>
<p># # # # #</p>
<p>Ditengah orang-orang waras, dia yang lain sendiri dianggap gila. Ditengah<br />
orang-orang gila, dia yang waras justru dianggap gila. Memang banyak orang<br />
yang benar, tetapi jangan diartikan bahwa yang diikuti banyak orang itulah<br />
yang pasti dan selalu benar.</p>
<p>LEMBAR PELENGKAP TAKAR &#8211; UKUR &#8211; TIMBANG MENGIKUTI SISTEM METRIK YANG BERLAKU SEJAK THN 1799</p>
<p>Kuantitas Satuan<br />
Simbol Keterangan<br />
Panjang meter<br />
m Bukan mtr<br />
Luas meter persegi m2<br />
Isi meter kubik m3<br />
Berat gram<br />
g Bukan gr<br />
Takaran liter<br />
l 1 l = 1.000 cm3 (cc)<br />
Suhu derajad Celcius º C</p>
<p>BEBERAPA SEBUTAN / AWALAN UNTUK FAKTOR PENGALI DALAM SISTEM METRIK</p>
<p>Awalan Faktor Pengal Simbol / Singkatan<br />
Contoh Pemakaian<br />
Giga 1.000.000.000 G GHz<br />
mega 1.000.000 M MW<br />
kilo 1000 k km<br />
hecto 100<br />
h ha<br />
deka 10 da dam<br />
deci 0,1 d dm<br />
centi 0,01 c cm<br />
mili 0,001 m ml<br />
micro 0,000.001 μ<br />
μF</p>
<p>dan seterusnya.</p>
<p>Dalam sistem metrik memang dikenal 1 are = 100 m2 khusus untuk ukuran<br />
tanah yang diakui sah secara internasional.<br />
Untuk satuan ONS yang mengartikan kelipatan 100 g., apalagi POUND yang<br />
mengartikan kelipatan 500 g., tidak pernah ada didalam sistem metrik<br />
maupun non-metrik / imperial yang pernah diberlakukan sah secara<br />
internasional.</p>
<p># # # # #</p>
<p>RANGKUMAN SARAN-SARAN, KRITIK DAN KOMENTAR</p>
<p>1. Banyak orang berpendapat bahwa ONS kita ini tidak ada kaitannya sama<br />
sekali dengan OUNCE.</p>
<p>a. Kalau kita baca kamus-kamus Inggris-Indonesia dan sebaliknya, jelas<br />
bahwa terjemahan “ounce adalah ons” dan “pound adalah pon” begitu pula<br />
sebaliknya dari Indonesia-Inggris. Bahkan ada beberapa kamus yang<br />
menterjemahkan “ounce menjadi ons, berat 100 gram.” Tetapi ada juga yang<br />
menterjemahkan “ons, 28,3 gram”.<br />
Nara sumber : Jumlah : 2 orang<br />
Profesi : Guru dan Dosen Bahasa Inggris.</p>
<p>b. Beberapa guru berpendapat bahwa kata “ons” jelas bukan asli bahasa<br />
Indonesia, karena bahasa Indonesia hanya mengenal 2 konsonan rangkap,<br />
yaitu “ng” dan “ny”. Tidak ada konsonan rangkap “ns”. Contoh : “Helm”<br />
kalau di Indonesiakan menjadi “helem”. Kalau “ons” tidak bisa dijadikan<br />
“ones” tentu karena menyangkut suatu acuan yang harus dilafalkan secara<br />
benar, sama seperti “gram” yang tidak boleh ditulis menjadi “geram”.<br />
Nara sumber : Jumlah : 2 orang<br />
Profesi : Guru Bahasa Indonesia.</p>
<p>c. Beberapa orang lanjut usia yang cukup terpelajar membenarkan bahwa “ons<br />
dan pound” itu bawaan Belanda, bukan asli Indonesia, karena sudah dipakai<br />
sebelum Indonesia merdeka dan diajarkan juga disekolah HIS maupun HCS<br />
(masih jaman penjajahan).</p>
<p>Beberapa diantara mereka ingat bahwa acuan konversi yang diterapkan di<br />
Indonesia tidak sama dengan yang diterapkan di Belanda.<br />
Nara sumber : Jumlah : 7 orang. Usia : 77 s/d. 87 tahun.<br />
Pendidikan terendah : HCS / HIS.<br />
Pendidikan tertinggi : Sarjana<br />
Profesi terakhir : Guru, Kontraktor, Dokter, Pendeta, PN.</p>
<p>2. Acuan internasional yang menyatakan 1 ons = 100 gram , 1 pound = 500<br />
gram jelas-jelas tidak pernah ada. Bahkan Acuan nasional (kalaupun ada<br />
dulu-dulunya) tidak bisa / tidak boleh dipergunakan lagi semenjak<br />
diundangkannya UU no.2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal, yang mencabut<br />
dan membatalkan Ijkordonnantie 1.049 Staatsblad nomor 175.<br />
Nara sumber : Jumlah : 1 orang.<br />
Profesi : tidak dikenal.</p>
<p>3. Penerbit tidak seharusnya dimintai pertanggung-jawaban karena semua<br />
materi kurikulum yang harus dibukukan telah mendapat persetujuan terlebih<br />
dulu dari Dep. Pendidikan.<br />
Nara sumber : Jumlah : 1 orang.<br />
Profesi : Pengusaha.</p>
<p>4. Tidak perlu memperlebar masalah / mendramatisir dengan timbangan versi<br />
depdiknas dan sebagainya. Yang penting bagaimana kesalahan ini bisa segera<br />
diakhiri.<br />
Nara Sumber : Jumlah : 1 orang.<br />
Profesi : tidak dikenal.</p>
<p>5. Terkejut dan syok berat tapi Setuju bahwa kita harus menghentikan<br />
kebiasaan salah selama ini dan membiasakan diri menggunakan Sistem<br />
Internasional yang berlaku. Perlu pengumuman resmi dari pemerintah dan<br />
penyuluhan masyarakat melalui instansi yang berwenang.<br />
Nara sumber : Jumlah : lebih dari 100 orang.<br />
Profesi : Guru, Dosen, Karyawan, Mahasiswa, Dokter.</p>
<p>6. Para guru tidak bisa dipersalahkan karena mereka hanya melaksanakan apa<br />
yang telah menjadi kebijakan nasional pendidikan yang dikeluarkan oleh<br />
Dep. Pendidikan.<br />
Nara sumber : Jumlah 14 orang.<br />
Profesi : Guru, Ibu Rmh.Tangga,<br />
Karyawan.</p>
<p>7. Di dalam Dep. Pendidikan ada bagian yang khusus melakukan Penelitian,<br />
Pengkajian dan Pengembangan. Kalau ini benar-benar suatu kesalahan, ..<br />
..(hanya geleng-geleng kepala)<br />
Nara sumber : Jumlah : 1 orang<br />
Profesi : Dosen.</p>
<p>8. Bukankah semua pegawai Dir. Metrologi memiliki anak yang juga sekolah<br />
di Indonesia ? Mengapa diam saja ?<br />
Nara sumber : Jumlah : 1 orang.<br />
Profesi : Kep. Sekolah</p>
<p>9. Sejauh pengetahuan saya, hanya Indonesia yang menerapkan konversi 1 ons<br />
= 100 gram. Mungkin karena itulah banyak yang menganggap ons itu khusus<br />
Indonesia. Kita memang dianjurkan untuk mencintai produk-produk Indonesia,<br />
tetapi yang satu ini jangan. Mari dihentikan bersama-sama.<br />
Nara sumber : Jumlah : 1 orang.<br />
Profesi : GM Hotel</p>
<p>10. Bisa-bisa ini produk akal-akalan penjajah (VOC) dulu untuk menipu<br />
raja-raja kita. Beli rempah-rempah di Indonesia 1 ons dapat 100 gram,<br />
tetapi dijual di Eropa 1 ons hanya 28 gram.<br />
Mengapa bisa keterusan sampai sekarang ? Harus dihentikan.<br />
Nara sumber : jumlah : 1 orang.<br />
Profesi : Instalatir.</p>
<p>11. Pantas saja, anak saya selalu frustrasi kalau menghitung berat badan<br />
petinju yang ditayangkan di TV. Selalu tidak cocok dengan hitungannya.<br />
Harus segera dihentikan.<br />
Nara sumber : Jumlah : 1 pasutri<br />
Profesi : Anggota Polri &amp; guru SD.</p>
<p>12. Dep. Pendidikan harus mengeluarkan pernyataan resmi, baik kepada<br />
sekolah maupun masyarakat, agar diketahui secara luas.<br />
“Bahwa pelajaran 1 ons = 100 g. adalah pengetahuan tentang timbangan yang<br />
sifatnya NORMATIF, yang merupakan kebiasaan beberapa daerah di Indonesia.<br />
Karena itu, tidak boleh dijadikan acuan ilmiah, tidak boleh dipakai dalam<br />
transaksi legal, tidak boleh dipakai untuk acuan konversi formal / legal,<br />
misalnya dalam pekerjaan, pembuatan surat-surat resmi dll.”<br />
Nara sumber : Jumlah : 2 orang.<br />
Profesi : Manager Personalia, Manager<br />
Engineering.</p>
<p># # # # #</p>
<p>(kritik, saran dan komentar diatas selain saya terima dalam bentuk<br />
surat, email, juga pernyataan lisan dari wawancara dengan kepala sekolah,<br />
guru, karyawan pabrik, praktisi, dokter, teknisi, dan warga masyarakat.<br />
Terakhir diterima tgl. 16-04-05)</p>
<p>raishadira &#8211; myQ Junior</p>
<p><a TARGET="_blank" HREF="http://suryaningsih.wordpress.com/2008/02/05/1-ons-bukan-100-gram-pendidikan-yang-menjadi-boomerang/">Sumber</a></p>
<p><a TARGET="_blank" HREF="http://blog.adypermadi.com/2005/04/25/1-ons-bukan-100-gram-pendidikan-yang-menjadi-boomerang/">Sumber lainnya</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=33&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/02/06/1-ons-bukan-100-gram-pendidikan-yang-menjadi-boomerang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Strategi menghadapi SPMB</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/31/strategi-menghadapi-spmb/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/31/strategi-menghadapi-spmb/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 05:41:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[SPMB]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Betapa banyak siswa pintar yang ternyata tidak lolos SPMB, sementara beberapa temannya yang &#8220;biasa-biasa saja&#8221;, kok bisa tembus. Tak perlu mengeluarkan uang puluhan juta rupiah, untuk ikut bimbingan tes yang &#8220;menjamin pasti anda diterima&#8221;. Berdasarkan pengalaman menangani sebuah sekolah swasta ternama, cukup ikuti tips berikut ini (insya Allah berhasil):

Tips pertama, kedua, ketiga adalah belajar. Paling tidak &#8220;sarapan, makan siang dan makan malamnya&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=18&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img SRC="http://martarizal.files.wordpress.com/2008/01/exam6.gif?w=200&#038;h=150" ALT="belajar" BORDER="1" WIDTH="200" HEIGHT="150" ALIGN="left" />Betapa banyak siswa pintar yang ternyata tidak lolos SPMB, sementara beberapa temannya yang &#8220;biasa-biasa saja&#8221;, kok bisa tembus. Tak perlu mengeluarkan uang puluhan juta rupiah, untuk ikut bimbingan tes yang &#8220;menjamin pasti anda diterima&#8221;. Berdasarkan pengalaman menangani sebuah sekolah swasta ternama, cukup ikuti tips berikut ini (insya Allah berhasil):<span id="more-18"></span></p>
<ol>
<li>Tips pertama, kedua, ketiga adalah belajar. Paling tidak &#8220;sarapan, makan siang dan makan malamnya&#8221; minimal 100 soal tiap hari. Hal ini sering &#8220;disepelekan&#8221;, merasa sudah bisa beberapa soal, dikiranya semua soal akan mudah. Padahal tipe soal SPMB kebanyakan adalah mengukur kefahaman. Ini hanya mungkin diperoleh bila siswa &#8220;banyak pengalaman dengan variasi soal&#8221;.</li>
<li>Tips keempat: Uji kemampuan kamu. Bila tidak mengikuti bimbel, bisa ikut tryout yang diadakan oleh beberapa lembaga seperti BEM FMIPA UI (Tossaka ke 4 tanggal 10 Feb, di 8 lokasi Jabodetabek, hub 021 7270454)</li>
<li>Tips kelima, ini strateginya. Kita perlu bandingkan antara kemampuan yang dimiliki (terukur dari hasil beberapa kali try out) dengan skor &#8220;passing grade&#8221; program studi yang kita inginkan. Biasanya kita punya dua pilihan. Pilihan pertama okelah &#8220;setinggi langit&#8221;. Tapi pilihan kedua, hendaknya yang skornya berada dibawah skor yang kita miliki. Contoh jika skor tryout kita, biasanya 70 (skala 100), maka jangan ambil FK-UI (skor passing gradenya 95), karena itu namanya bunuh diri, secara &#8220;akal sehat&#8221; ngga bakalan keterima. OK lah taruh di pilihan satu, tapi pilihan dua, ambillah PS yang skornya dibawah  70. Mungkin FK di luar pulau jawa, tapi tidak salah, jika kita pakai strategi, jika mau lompat ke atas meja belum sanggup, lompat dululah ke atas kursi. Ambil PS yang skor passing gradenya dibawah 70, tapi masih memungkinkan kalian belajar lagi untuk ikut lagi spmb tahun depan. Kamu punya energi positip yang memadai untuk mencoba lagi, daripada gagal spmb sama sekali, kemudian coba lagi tahun depan.</li>
<li>tips terakhir, jangan lupa berdoa</li>
</ol>
<p>Ok, sukses ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Referensi:<br />
1. <a HREF="osmanaffan.com/petua/ index.php?s=pergerakan">Gambar</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=18&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/31/strategi-menghadapi-spmb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertanyaan dan Jawaban terkait balon dekan</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/24/pertanyaan-dan-jawaban-terkait-balon-dekan/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/24/pertanyaan-dan-jawaban-terkait-balon-dekan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 02:53:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[balon dekan]]></category>
		<category><![CDATA[tanya jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/2008/01/24/pertanyaan-dan-jawaban-terkait-balon-dekan/</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan yang pernah diajukan
dan yang kemungkinan akan diajukan
A.	UI
1)	Apa peran yang akan dimainkan UI ? 					Jawab
2)	Bagaimana UI mewujudkannya ? 						Jawab
3)	Jelaskan maksud ketiga strategi dasar UI. 					Jawab
4)	Hikam: Apa yang dimaksud dengan Keuangan Juli 2008 di tarik (disatukan di Univ), bagaimana peran Fakultas ? 						Jawab
5)	Hikam: Apa yang dimaksud Enterprising ? 					Jawab
B.	Visi Misi &#38; Program
1)	Tubagus: Dalam matrik SWOT, kondisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=17&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font COLOR="#0000ff"><strong>Pertanyaan yang pernah diajukan<br />
dan yang kemungkinan akan diajukan</strong></font><span id="more-17"></span></p>
<p>A.	UI<br />
1)	Apa peran yang akan dimainkan UI ? 					Jawab<br />
2)	Bagaimana UI mewujudkannya ? 						Jawab<br />
3)	Jelaskan maksud ketiga strategi dasar UI. 					Jawab<br />
4)	Hikam: Apa yang dimaksud dengan Keuangan Juli 2008 di tarik (disatukan di Univ), bagaimana peran Fakultas ? 						Jawab<br />
5)	Hikam: Apa yang dimaksud Enterprising ? 					Jawab</p>
<p>B.	Visi Misi &amp; Program<br />
1)	Tubagus: Dalam matrik SWOT, kondisi MIPA berada pada kuadran mana ? 	Jawab<br />
2)	Tubagus: Bagaimana cara mencapainya ? 					Jawab<br />
3)	Prof Soleh: Apakah dosen akan dipisah, jalur pendidikan atau penelitian ? 	Jawab<br />
4)	Prof Soleh: Ventura yang riil. 						Jawab<br />
5)	Mengapa system yang diterapkan “kaku”. 					Jawab<br />
6)	Hikam: Apakah mungkin MIPA terakreditasi internasional ? 			Jawab<br />
7)	Herman: Bagaimana peran alumni dan bagaimana supaya menghasilkan lulusan yang berperan? 									Jawab<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> Widyawati: Akreditasi internasional, bagaimana strategi pencapaiannya ? 	Jawab<br />
9)	Apa yang dimaksud Good Governance. 					Jawab<br />
10)	Bagaimana peluang &amp; strategi mengembangkan dana2 selain SPP ?		Jawab<br />
11)	Bagaimana memberdayakan asset yang ada hingga mendapat nilai tambah 	Jawab<br />
12)	Network (swasta, pemerintah, univ dalam dan LN) yang sudah dimiliki 	Jawab<br />
13)	Bagaimana cara mempercepat waktu tunggu lulusan ? 			Jawab<br />
14)	Bagaimana peran guru besar						Jawab<br />
15)	Bagaimana sasaran strategis dicapai dikaitkan dengan ketiga strategi dasar	Jawab<br />
16)	Jelaskan tentang Sistem Informasi Administrasi dan Transparansi Keuangan online Realtime									Jawab<br />
17)	Bagaimana upaya penjaminan mutu akademik dilakukan ?			Jawab</p>
<p>Kebijakan yang akan diterapkan dalam bahasa statistic tidaklah local maksimum tapi universal optimum<br />
Jawaban</p>
<p>1	UI<br />
1.1	Peran yang akan dimainkan UI<br />
1.	Menjadi tolok ukur pengembangan tradisi akademik<br />
2.	Trend setter (Pelopor arah) pengembangan ilmu pengetahuan<br />
3.	Energizer upaya membangun perubahan bangsa<br />
1.2	UI mewujudkan perannya dengan cara:</p>
<p>Melakukan analisa SWOT, menetapkan visi dan misi, sasaran strategis serta tiga strategi dasar pencapaiannya</p>
<p>Persoalan internal UI<br />
1.	struktur organisasi yang multi fakultas<br />
2.	kuatnya sekat-sekat pengembangan keilmuan<br />
3.	tidak terintegrasinya pengelolaan Keu, SDM<br />
4.	ketidakpastian aset2 univ<br />
5.	minimnya riset-riset interdisiplin</p>
<p>Visi : Menjadi Univ. riset berkelas dunia<br />
Misi:  	1. menyelenggarakan pend tinggi berbasis riset u/ pengembangan ilmu, Tek, Seni &amp; Budaya<br />
2.  menyelenggarakan pend tinggi yg mengupayakan penggunaanya u/ meningkatkn taraf &amp; kualitas kehidupan masy Ind serta kemanusiaan</p>
<p>Sasaran strategis diantaranya:<br />
1.	Mendapatkan akreditasi internasional<br />
2.	Memperbaiki peringkat UI dalam jajaran PT dunia<br />
3.	Peningkatan publikasi ilmiah internasional<br />
4.	Meningkatkan jumlah produk intelektual yang unggul</p>
<p>Untuk mencapainya ditetapkan 3 strategi dasar:<br />
1.	Terwujudnya Integrasi (Integration)<br />
2.	Terselenggaranya pendidikan tinggi berbasis riset, membangun keunggulan (Excellence)<br />
3.	Terwujudnya Enterprising University</p>
<p>1.3	Penjelasan ketiga strategi dasar<br />
Integration<br />
•	Integrasi struktur multi fakultas menjadi universitas, diarahkan terbangunnya rumpun2 ilmu<br />
•	Untuk berperan mengatasi kompleksitas permasalahan bangsa, Univ perlu menetaskan pemikiran2 strategis yang didekati dengan pengembangan ilmu, kajian, riset interdispliner dan bersifat terapan<br />
•	Sesuai kebijakan MWA, arah pengembangan UI menjadi 3 rumpun ilmu  pengembangan riset interdisiplin dan pengembangan ilmu tanpa sekat<br />
•	Integrasi keuangan dan SDM<br />
Excellence<br />
•	Integrasi rumpun keilmuan<br />
•	Penataan organisasi cyber campus<br />
•	Menciptakan konsep, kebijakan dan mekanisme pengetahuan tanpa sekat<br />
•	Pengembangan riset2 cluster dan unggulan<br />
•	Peningkatan kerjasama internasional<br />
•	Peningkatan jumlah pengajar yang bereputasi internasional<br />
Enterprising<br />
•	Peningkatan pendapatan dari hasil kegiatan penelitian, pelayanan pada masyarakat dan ventura komersial<br />
1.4	Keuangan akan di sentralisasi di UI, peran Fakultas</p>
<p>UI ingin lebih Efisiens, lebih terencana dengan jelas dalam pengelolaan, menghindari pemborosan sana-sini, dengan integrasi ada resource sharing<br />
1.5	Maksud dari Enterprising</p>
<p>Enterprising tidak dimaksudkan tiap-tiap Fakultas berbisnis, tapi berusaha mendapatkan dana dari kompetensi bidang ilmu masing2</p>
<p>2	Visi Misi &amp; Program</p>
<p>2.1	Analisa SWOT</p>
<p>Opportunities	Threats<br />
Strengths<br />
Weaknesses</p>
<p>2.2	Strategi pencapaiannya</p>
<p>Dari analisa SWOT ditetapkan<br />
Visi: Mendukung terwujudnya univ riset berkelas dunia<br />
Misi: Optimalisasi produk penelitian(intelektual) untuk peningkatan kualitas pendidikan, pengabdian pada masyarakat dan kesejahteraan</p>
<p>Selanjutnya dengan  menetapkan sasaran srategis dan tiga strategi dasar</p>
<p>Sasaran strategis (yang terukur)<br />
•	Akreditasi internasional<br />
•	Peningkatan publikasi internasional<br />
•	Peningkatan jumlah kerjasama industri yang menghasilkan<br />
•	Merit system yang kompetitif<br />
•	Pengurangan waktu tunggu lulusan</p>
<p>3 strategi dasar<br />
•	(be professional &amp; best) Services<br />
•	Quality Management System<br />
•	Excellence</p>
<p>2.3	Apakah dosen akan dibagi dua jalur: Jalur Pendidikan atau jalur Penelitian ?</p>
<p>Kita akan menyusun bersama Performance based Merit System (meskipun UI sedang menyusun, tidak ada salahnya kita juga akan memberi masukan, dan menguji cobanya 6 bulan sebelum Juli 2008 keuangan ditarik ke UI).</p>
<p>Yang dilakukan adalah membuat kontrak kerja diawal semester atau tahun. Setiap dosen akan diminta untuk mengajar, meneliti dan atau “mencari uang” dengan target yang ditentukan sendiri. Untuk setiap target akan ada hitungan SKS nya. Kemudian ada pengali yang akan berbeda pada setiap dosen bergantung pada lama kerja/gelar/golongan/income departemennya (contoh dari FT). Memang ada kemungkinan dosen tertentu yang majornya mengajar atau meneliti atau mencari uang (FKM). Ini dapat dibicarakan bersama</p>
<p>1.	Kontrak kerja<br />
2.	menentukan sendiri target untuk setiap bidang<br />
3.	Bidang yang ada:<br />
a.	Pendidikan/Pengajaran<br />
b.	Riset dengan target jurnal, seminar, prototype<br />
c.	“Cari uang” Marketing<br />
d.	Struktural<br />
4.	Evaluasi kontrak kerja</p>
<p>2.4	Ventura yang riil</p>
<p>Misi utama yang akan dibangun adalah optimalisasi produk penelitian. Beberapa produk penelitian yang dapat dikembangkan adalah: melalui lab-lab tiap departemen dan atau pusat-pusat studi</p>
<p>MAT/Puskom: Layanan analisa statistik, Layanan pembuatan Sistem Informasi Manajemen<br />
FIS: Layanan pelatihan Geothermal bekerjasama dengan Unocal, Prototype alat ukur Kwh meter, alat ukur monitoring pencemaran udara, alat ukur pemetaan bawah tanah<br />
KIM/Puska RKL:<br />
BIO: Kavera, energi alternative (bioenergi)<br />
FAR: Obat bahan alami<br />
GEO/PPGT: Sistem informasi Geografis untuk pemetaan distribusi penduduk, distribusi pabrik di Depok misalnya</p>
<p>Membantu mengurus paten dan memasarkannya ke industri</p>
<p>2.5	Menerapkan Sistem dengan kaku</p>
<p>Sistem harus jelas aturannya dan berlaku untuk semua.<br />
Di level manajer, tidak diperkenankan merubah system, tapi di level dekan, dimungkinkan adanya kebijakan dengan pertimbangan khusus.<br />
2.6	Kemungkinan Akreditasi Internasional</p>
<p>Mungkin, kalau kita mau dan bersungguh2, insya Allah bias<br />
Mulai dengan membangun kebersamaan, membangun system yang disepakati bersama serta system yang mengacu pada standar ISO<br />
2.7	Peran Alumni</p>
<p>Sangat besar dalam membantu terwujudnya enterprising di MIPA dengan jaringan dan kerjasama yang mungkin dibentuk<br />
Ikatan Alumni akan dikokohkan<br />
Untuk lulusan baru akan dibantu mendapatkan pekerjaan, sehingga terbentuk ikatan emosi yang baik dengan Fakultas/Departemen<br />
2.8	Strategi Pencapaian Akreditasi Internasional</p>
<p>Penerapan Quality Management System diantaranya terkait keselamatan kerja dan lingkungan<br />
2.9	Good Governance</p>
<p>Adalah tata pamong dan tatakelola yang baik berdasarkan prinsip2:<br />
1.	transparansi<br />
2.	akuntabilitas<br />
3.	keadilan/fairness<br />
4.	kemandirian/independence<br />
5.	efisien dan efektif</p>
<p>2.10	Peluang dan Strategi mendapatkan dana selain SPP</p>
<p>Peluang ventura</p>
<p>Ventura produk riset<br />
Pengembangan bahan baku obat<br />
Bahan tambahan obat Excipient (bahan alam) sbg processing add  memperbaiki kualitas obat (bu Effi)<br />
Bahan alam extract khasiat obat (mahkota dewa)<br />
Lidah buaya di efferfescent  Biotek<br />
Pengembangan kultur jaringan (bu Susi)<br />
Yeast (fungi bersel tunggal)<br />
-	bio sensor logam, sensitifitas baru &gt; 100 ppm<br />
-	Biocontrol mengatasi kontaminasi produk makanan<br />
-	Untuk penurunan kolesterol<br />
-	Mengatasi limbah minyak goreng<br />
Mikroalgae sbg biofuel, lebih baik dari minyak jarak sbg biodiesel karena tidak mengganggu kestabilan keanekaragaman hayati<br />
Produk minuman kesehatan: yoghurt kavera  di jepang sudah ada</p>
<p>Alat ukur monitoring pencemaran udara<br />
Monitoring kendaraan basis GPS, RFID<br />
 Pertamina, pemantauan distribusi minyak tanah (IDA)<br />
 peta kemacetan GIS<br />
Alat ukur pemetaan air bawah tanah<br />
Alat ukur KWh meter digital<br />
Embedded system crypto machine<br />
Dashboard (Executive) Information System</p>
<p>Ventura layanan/jasa<br />
Pemeriksaan uji obat baru<br />
Analisa sample<br />
Analisa kandungan mikroorganisme dalam bahan pangan<br />
Analisis DNA<br />
Analisa Andal<br />
Layanan analisa statistic<br />
Layanan pembuatan Sistem Informasi Manajemen<br />
Layanan pelatihan Welding inspector<br />
Layanan pelatihan Geothermal</p>
<p>GIS<br />
Layanan pemetaan sumber air tanah<br />
Layanan pelatihan keselamatan kerja</p>
<p>Ventura Pendidikan:<br />
1.	Pembuatan buku text<br />
2.	Kelas Internasional<br />
3.	S2 untuk Industri</p>
<p>Peluang dana penelitian<br />
1.	Hibah-hibah kompetisi tingkat UI, nasional (Ristek, Dikti)<br />
2.	Kerjasama dengan industri</p>
<p>Peluang dana peralatan<br />
1.	APBN<br />
2.	Industri</p>
<p>Strategi mendapatkannya: Ada manajer kerjasama dan atau manajer incubator bisnis</p>
<p>Services	System	Excellences<br />
Membangun kebersamaan, pimpinan melayani, mensupport, memfasilitasi<br />
Mhubungkan dg industri<br />
Memperluas jaringan	Ada aturan yang disepakati bersama	Dibuat incubator bisnis</p>
<p>2.11	Pemberdayaan Aset yang ada untuk mendapatkan nilai tambah</p>
<p>Aset peralatan dan SDM, sebagai ventura layanan<br />
2.12	Networking</p>
<p>Penelitian	Industri	Instansi<br />
MAT			Sandi Negara<br />
FIS	Terry Mart; CERN Eropa<br />
Rosari: Julich,Jerman	UNOCAL, SHELL	Pertamina<br />
Sandi Negara<br />
KIM<br />
BIO<br />
FAR	Amarila: Groeningen, Belanda	Industri Farmasi	BP POM<br />
GEO</p>
<p>2.13	Cara mempercepat waktu tunggu lulusan</p>
<p>Dibentuk CDC yang akan:<br />
1.	memberi pembekalan enterprenuership<br />
2.	pelatihan pembuatan CV dan menghadapi wawancara<br />
3.	menghubungkan dg industri</p>
<p>Sebelumnya perlu ada penjaminan mutu lulusan dengan adanya standar kompetensi lulusan:<br />
1.	Kompetensi akademik IPK<br />
2.	Magang<br />
3.	Bahasa Inggris (Skore TOEFL 500 misalnya)<br />
4.	Sertifikat mengikuti kegiatan2/lomba2 ilmiah<br />
5.	SoftSkills pola 5:3:1untuk mendapatkan kemampuan berkomunikasi social, bekerjasama dalam team, memimpin team, bekerja dalam limit waktu dsb</p>
<p>2.14	Peran Guru Besar</p>
<p>Guru besar berperan:<br />
1.	Sebagai ujung tombak riset<br />
2.	mengayomi dan mengarahkan lahirnya GB berikutnya</p>
<p>2.15	Sasaran Strategis dikaitkan dengan ketiga strategi dasar</p>
<p>Manajer	Services	System	Excellences	Sasaran strategis<br />
Kebersamaan dan keterbukaan mbangun sistem	Performanced based Merit Sytem		Merit Sistem yg kompetitif<br />
Akademik &amp; Kmhsn	Be professional &amp; best services<br />
Fasilitas kegiatan<br />
CDC<br />
Pelatihan wiraswasta	Penjaminan mutu akademik<br />
Standar kompetensi lulusan<br />
MIPA Award<br />
Tim audit mutu<br />
GRE bench marking	Waktu tunggu lulusan<br />
Riset	Fasilitasi dana riset<br />
Kerjasama inter &amp; intra rumpun ilmu	Hibah kompetisi<br />
Syarat lulus wajib seminar &amp; masuk jurnal “QiR”<br />
Publikasi nasionai/int	Publikasi Internasional<br />
Kerjasama	Fasilitasi Pusat studi<br />
Fasilitasi prototype<br />
Pengurusan paten<br />
Menjalin lik dg industri/instansi	Aturan main yang disepakati bersama<br />
SCIENCE CENTER	Inkubator bisnis	Jumlah link dg Industri<br />
Quality Management System<br />
Diantaranya K3  (keselamatan Kerja dan kesehatan Lingkungan)		Akreditasi Internasional</p>
<p>2.16	Sistem Informasi Administrasi Online dan Transparansi Keuangan Online &amp; Realtime</p>
<p>Sistem Informasi Administrasi Online<br />
Menjawab kebutuhan pemantauan surat menyurat yang seringkali terlalu lama pemrosesannya. Dengan cara seperti ini, setiap surat masuk akan terpantau jelas secara online &amp; realtime, statusnya saat ini apa dan dimana</p>
<p>Transparansi Keuangan<br />
Dibeberapa Fakultas lain, laporan keuangan disampaikan ke seluruh dosen secara berkala, bahkan di FISIP dilakukan secara online dan realtime. Jadi bukan hal yang tidak mungkin MIPA dapat pula menerapkannya</p>
<p>2.17	Penjaminan mutu Akademik</p>
<p>Mengaktifkan Unit Penjamin Mutu Akademik Fakultas (UPMA),<br />
akan dibuat tim audit tiap departemen yang akan mengaudit silang.<br />
Sebelumnya ada setiap MK minimal harus ada dua dosen yang bertanggungjawab, bias seperti Kimia, yang bertanggung jawab adalah KBK (pemantau, pembuat soal, evaluasi hasil)<br />
Benchmarking calon lulusan (GRE based)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=17&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/24/pertanyaan-dan-jawaban-terkait-balon-dekan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makalah balon Dekan (yang meramaikan)</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/24/makalah-balon-dekan-yang-meramaikan/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/24/makalah-balon-dekan-yang-meramaikan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 02:28:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[calon dekan]]></category>
		<category><![CDATA[fmipa ui]]></category>
		<category><![CDATA[makalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/2008/01/24/makalah-balon-dekan-yang-meramaikan/</guid>
		<description><![CDATA[Atas dorongan beberapa rekan untuk meramaikan, ditulislah makalah ini bersama, dan diberi judul:
Optimalisasi Produk Penelitian MIPA untuk
Peningkatan Kualitas Pendidikan,
Pelayanan Masyarakat &#38; Kesejahteraan

MAKALAH
CALON DEKAN 2008-20012DR. rer.nat. Martarizal
Jayalah MIPA-UI, Jayalah Pula Negeri
2008
Daftar Isi
1	Pendahuluan	2
2	Permasalahan Strategis	2
3	Visi dan Misi Fakultas	2
4	Sasaran Strategis	2
5	Gambaran Umum Aktifitas Strategis	2
6	Strategi Pencapaian	2
7	Indikator Kinerja Utama	2
8	LAMPIRAN	2
8.1	SWOT MIPA 2007	2
8.2	Usulan Program Kerja Utama	2
8.3	Data waktu tunggu lulusan	2
8.4	Data jumlah dosen yang publikasi hasil risetnya 2004-2006	2
8.5	Data publikasi hasil riset tingkat UI	2
1	Pendahuluan
FMIPA [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=16&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Atas dorongan beberapa rekan untuk meramaikan, ditulislah makalah ini bersama, dan diberi judul:</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>Optimalisasi Produk Penelitian MIPA untuk<br />
Peningkatan Kualitas Pendidikan,<br />
Pelayanan Masyarakat &amp; Kesejahteraan</strong></font></p>
<p><a TITLE="outline.jpg" HREF="http://martarizal.files.wordpress.com/2008/02/outline.jpg"><img ALT="outline.jpg" SRC="http://martarizal.files.wordpress.com/2008/02/outline.jpg" /></a></p>
<p>MAKALAH<br />
CALON DEKAN 2008-20012<span id="more-16"></span>DR. rer.nat. Martarizal</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>Jayalah MIPA-UI, Jayalah Pula Negeri</strong></font><br />
2008</p>
<p>Daftar Isi</p>
<p>1	Pendahuluan	2<br />
2	Permasalahan Strategis	2<br />
3	Visi dan Misi Fakultas	2<br />
4	Sasaran Strategis	2<br />
5	Gambaran Umum Aktifitas Strategis	2<br />
6	Strategi Pencapaian	2<br />
7	Indikator Kinerja Utama	2<br />
8	LAMPIRAN	2<br />
8.1	SWOT MIPA 2007	2<br />
8.2	Usulan Program Kerja Utama	2<br />
8.3	Data waktu tunggu lulusan	2<br />
8.4	Data jumlah dosen yang publikasi hasil risetnya 2004-2006	2<br />
8.5	Data publikasi hasil riset tingkat UI	2</p>
<p><strong><font COLOR="#0000ff">1	Pendahuluan</font></strong></p>
<p>FMIPA sebagai bagian dari UI dengan keunggulan riset sains dan terapannya akan mendukung terwujudnya visi UI menjadi Universitas riset kelas dunia. Jalan yang akan ditempuh adalah dengan optimalisasi produk penelitian FMIPA, sehingga diharapkan kualitas pendidikan akan meningkat, pelayanan kepada masyarakat dapat lebih baik serta kesejahteraan dapat lebih dirasakan, bersama.<br />
Keinginan melayani dan menyumbangkan sesuatu, berdasarkan pengalaman beberapa tahun di Fakultas, berinteraksi intensif dengan Departemen dan Universitas,  serta masukan dari berbagai pihak, agar kondisi FMIPA yang saat ini telah baik dapat menjadi lebih baik lagi,  merupakan dorongan yang memotivasi, penyusunan makalah ini, yang mudah-mudahan dapat dilihat dan diambil manfaatnya bagi siapapun.<br />
Makalah ini disusun berdasarkan keinginan bersinergi dengan Rencana Strategis UI 2007-2012 dimulai dari upaya memotret kondisi MIPA saat ini dengan analisa SWOT bersama beberapa staf dari beberapa Departemen, melahirkan beberapa sasaran strategis serta strategi dasar pencapaiannya.<br />
Di era globalisasi, saat ini FMIPA telah memberikan peran dalam cukup banyaknya publikasi Internasional (lampiran 3), beberapa SDM telah memiliki reputasi Internasional, serta beberapa paten. Hadirnya “center of excellence” Nano Technology, serta Genome, akan semakin memperkuat keunggulan riset FMIPA. Peran ini dapat lebih ditingkatkan secara bersama-sama, membangun sinergi mengatasi beberapa kelemahan, sehingga FMIPA menjadi Fakultas yang “dirasakan kehadirannya” di level nasional dan ASEAN.<br />
<strong><font COLOR="#0000ff">2	Permasalahan Strategis</font></strong></p>
<p>Melalui analisa SWOT (lampiran 1), potensi yang dimiliki FMIPA, terutama potensi risetnya (lampiran 2 dan 3), menghadapi kendala untuk dapat berkembang dengan lebih cepat. Secara internal FMIPA masih memiliki persoalan dalam hal-hal berikut yang sangat diharapkan oleh sivitas akademika dapat lebih baik di kepemimpinan yang akan datang:<br />
1.	Kebersamaan dan keterbukaan, belum dirasakan<br />
2.	Belum optimal dan kurang fokusnya pengelolaan potensi riset<br />
3.	Belum terwujudnya sistem remunerasi yang kompetitif dan proporsional<br />
4.	Pelayanan kepada sivitas akademika, diantaranya kenaikan pangkat masih perlu dioptimalkan<br />
5.	Waktu tunggu lulusan yang relative belum singkat (lampiran 4)</p>
<p><strong><font COLOR="#0000ff">3	Visi dan Misi Fakultas</font></strong></p>
<p>Untuk tercapainya visi Universitas, maka visi FMIPA-UI adalah “Mendukung Terwujudnya Universitas Riset Kelas Dunia” .  Dengan keunggulan riset sains dan terapannya maka misi yang akan diwujudkan adalah “Mengoptimalkan Produk Penelitian FMIPA-UI untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan, Pelayanan Kepada Masyarakat dan Kesejahteraan”.</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>4	Sasaran Strategis</strong></font></p>
<p>Sebagai penjabaran visi dan misi di atas dan mengacu pada analisa SWOT yang telah dilakukan, maka sasaran strategis FMIPA adalah :<br />
1.	Akreditasi Internasional<br />
2.	Peningkatan jumlah publikasi internasional<br />
3.	Mempersingkat waktu tunggu lulusan<br />
4.	Peningkatan jumlah kerjasama dengan industri<br />
5.	Sistem remunerasi performance based yang kompetitif &amp; proporsional</p>
<p><a TITLE="fishbone.jpg" HREF="http://martarizal.files.wordpress.com/2008/02/fishbone.jpg"><img ALT="fishbone.jpg" SRC="http://martarizal.files.wordpress.com/2008/02/fishbone.jpg" /></a></p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>5	Gambaran Umum Aktifitas Strategis</strong></font></p>
<p>Dengan bertitik tolak pada analisa Strength, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) yang telah dilakukan, serta menimbang sasaran strategis yang ingin dicapai, maka untuk pengembangan FMIPA untuk jangka waktu 2008- 2012, diperlukan 3 strategi dasar, fish bone dari posisi ketiga strategi tersebut divisualisasikan dalam Gambar 1:<br />
1.	Services<br />
2.	Quality Management System<br />
3.	Excellences</p>
<p>Pencapaian visi, misi dan sasaran strategis tidak akan dicapai tanpa dukungan dari sivitas akademika Fakultas MIPA UI. Karenanya rencana strategis dimulai dengan membangun kebersamaan, menjalin sinergi melalui keterbukaan, keterlibatan aktif semua komponen, serta memperkuat pola koordinasi dengan paradigma tiga strategi dasar, yaitu Services (pelayanan), Quality Management System dan Excellences.</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>Services (Pelayanan)</strong></font><br />
Strategi Dasar pertama adalah memberikan layanan yang terbaik kepada semua sivitas akademika FMIPA UI menuju pencapaian sasaran-sasaran strategis yang telah disebutkan di atas. Strategi dasar yang  pertama ini sarat akan nilai dan norma yang akan menjadi motivasi, jiwa dan etos kerja bagi sivitas akademika FMIPA UI. Untuk mencapai strategi dasar yang pertama ini maka perlu dilakukan penguatan-penguatan untuk mengokohkan paradigma berfikir “menjadi yang lebih professional dan terbaik (be more professional and be the best serving)” dalam semua bentuk layanan yang diselenggarakan FMIPA, baik layanan akademik maupun layanan non akademik.<br />
Upaya membangun kebersamaan dan kedekatan, diantaranya dengan melakukan pertemuan rutin coffee morning atau makan siang bersama pimpinan dengan seluruh dosen, yang selain dapat menyerap aspirasi dan masukan juga sebagai sarana sosialisasi serta penyampaian transparansi kondisi keuangan.<br />
Upaya membangun keunggulan melalui intake mahasiswa yang berkualitas, namun tetap memperhatikan representasi putra-putri terbaik yang tidak mampu dalam mengakses layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, perlu mengembangkan sistem subsidi silang. Beasiswa dapat bersumber dari keterlibatan alumni dan CSR industri.</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>Quality Management System (Membangun Sistem Manajemen Mutu)</strong></font><br />
Strategi Dasar kedua adalah membangun sistem manajemen mutu. Strategi dasar kedua ini merupakan penguatan dari strategi dasar yang pertama. Untuk memberikan layanan yang profesional dan terbaik di bidang akademik maupun non akademik, diperlukan pembangunan  suatu sistem yang mapan. Sistem ini mengatur semua alur logis jenis, bentuk, pelaksana, model evaluasi, reward dan punishment, pelaporan dan pertanggung jawaban dari semua bentuk layanan yang dilakukan FMIPA UI. Sistem Manajemen Mutu ini harus dibangun dengan memperhatikan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas  sebagaimana diuraikan dalam permasalahan strategis yang dihadapi FMIPA UI. Proses pembangunan Sistem Manajemen Mutu dilakukan dengan memperhatikan bench marking dari Sistem Manajemen Mutu yang telah berhasil diterapkan di tempat lain. Selain itu, pembangunan Sistem Manajemen Mutu ini pun dilakukan dengan melibatkan  semua elemen sivitas akademika FMIPA UI agar sistem yang dibangun benar-benar menggambarkan profile FMIPA UI yang sesuai dengan Visi, Misi dan Sasaran Strategisnya.<br />
Selanjutnya penyempurnaan system manajemen mutu akan mengacu pada standar penilaian akreditasi perguruan tinggi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi yang meliputi : Jati Diri, Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Kemahasiswaan, Dosen dan Tenaga Pendukung, Kurikulum, Sarana dan Prasarana, Pendanaan / Keuangan, Tata Pamong (Governance), Pengelolaan Program, Proses Pembelajaran, Suasana Akademik, Sistem Informasi, Sistem Jaminan Mutu, Lulusan dan Alumni, Penelitian, Publikasi, Tugas Akhir/ Skripsi/ Thesis/ Disertasi dan Peran serta Masyarakat,  Beberapa hal strategis yang akan diterapkan adalah Performance Based Merit System, yang akan membuat dosen “tenang bekerja”, karena tidak perlu pusing di masa “paceklik” serta sistem informasi Administrasi, yang akan membantu pelayanan sehingga setiap surat masuk dan keluar dapat terpantau secara online.</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>Excellences (Membangun Keunggulan)</strong></font><br />
Strategi Dasar ketiga adalah membangun semua potensi yang dimiliki sivitas akademika FMIPA UI untuk menjadi Potensi Keunggulan FMIPA yang selaras dengan Potensi Keunggulan yang diharapkan UI. Selain untuk membangun keunggulan FMIPA UI, strategi dasar ketiga ini secara bersamaan dapat mendukung aktivitas strategis yang telah dicanangkan UI. Sebagai misal, pergeseran paradigma ilmu pengetahuan yang menekankan pendekatan multidisiplin dan interdisiplin dengan membangun kerjasama inter dan intra dalam rumpun ilmu, disamping kompleksitas permasalahan bangsa memerlukan upaya Universitas Indonesia untuk menetaskan pemikiran-pemikiran strategis yang didekati dengan pengembangan ilmu, kajian dan riset yang interdisipliner dan bersifat terapan.<br />
Selanjutnya optimalisasi pengelolaan potensi dan SDM riset yang focus dalam kluster/grup riset berdasarkan kekuatan real di FMIPA, menyusun proposal pengadaan peralatan dan melakukan lobi yang kuat ke Eksekutif &amp; Legislatif adalah upaya strategis membangun keunggulan FMIPA. Selain itu, optimalisasi juga perlu dilakukan pada produk-produk riset, baik yang sudah ada maupun yang sedang dilakukan. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan linkage dengan industri terkait dengan produk unggulan. Linkaging dapat dilakukan dalam bentuk kerjasama riset untuk mempertajam keunggulan yang diperoleh dan lebih bersifat pengembangan sainsnya, selain itu dapat juga dalam bentuk kerjasama yang lebih bersifat pengembangan industri berupa produksi dalam skala yang lebih besar dan kerjasama pemasaran. Dalam pengembangan tersebut, dapat juga dilakukan sinergi berupa penyerapan SDM Fakultas (Staf pengajar, mahasiswa, staf karyawan dll) untuk terlibat secara langsung dalam proses produksi dan penguatan riset sainsnya untuk mendapatkan nilai tambah dari kerjasama dan optimalisasi produk penelitian tersebut.<br />
Upaya memperpendek waktu tunggu lulusan, adalah dengan membentuk CDC (Career Development Center), yang selain memberi pembekalan, juga secara aktif menghubungkan dan memfasilitasi lulusan dengan dunia kerja. Proses ini sangat membutuhkan kelaikan mutu lulusan. Dengan penetapan standar kompetensi lulusan serta penjaminan mutu, akan mempercepat lulusan “diserap” dunia kerja.<br />
Upaya menjalin kolaborasi riset dan proaktif dalam memenangkan dana riset, dukungan aktif terhadap kemampuan lab-lab dalam melayani serta pusat-pusat studi yang telah eksis, menjalin kerjasama dengan industri dengan diantaranya memanfaatkan jaringan alumni, diharapkan akan menghasilkan “income” yang dapat meningkatkan kesejahteraan.</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>6	Strategi Pencapaian</strong></font></p>
<p>Dalam mengimplementasikan Tiga Strategi Dasar di atas, strategi pencapaian untuk empat tahun kedepan (2008-2012) dilakukan berdasarkan beberapa tahapan. Tahapan pertama (2008-2009) merupakan tahapan pengkondisian dan konsolidasi Fakultas. Hal ini perlu dilakukan mengingat setiap perubahan perlu dilakukan langkah-langkah persiapan agar rancangan dan implementasinya sesuai dengan yang diharapkan. Tahapan kedua (2009-2010) lebih ditekankan pada aspek layanan akademik, pembangunan sistem manajemen mutu yang berfokus pada penataan mutu akademik, SDM, organisasi dan pengembangan keuangan fakultas dengan mengacu pada kebijakan UI dan pembangunan di bidang riset-riset Unggulan (Center of Excellence in Research). Tahapan ketiga (2010-2011) menekankan pada aspek profesionalitas layanan, penerapan system manajemen mutu dan pengembangan keunggulan produk riset untuk dapat berstandar internasionalisasi dan integrasi rumpun keilmuan yang nantinya melibatkan banyak disiplin ilmu (cross-discipline). Tahapan keempat (2011-2012) menitikberatkkan pada perluasan jaringan kerjasama.</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>7	Indikator Kinerja Utama</strong></font></p>
<p>Dalam makalah ini, kami berusaha menyusun indikator kinerja utama untuk setiap strategi dasar yang telah disusun sebagai berikut.<br />
Services:<br />
1.	Semakin singkatnya waktu tunggu lulusan<br />
2.	Peningkatan jumlah staf non-akademik mencapai kenaikan golongan setiap 4 tahun<br />
3.	Peningkatan jumlah staf akademik mencapai kenaikan golongan setiap 2 tahun<br />
4.	Peningkatan salary yang signifikan<br />
Quality Management System:<br />
1. Terbangunnya system yang disepakati bersama<br />
Excellences:<br />
1.	Kerjasama riset inter dan intra rumpun ilmu<br />
2.	Peningkatan jumlah publikasi Internasional<br />
3.	Peningkatan jumlah mahasiswa yang memenuhi standar kompetensi lulusan<br />
4.	Peningkatan jumlah kerjasama dengan industri yang menghasilkan</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>8	LAMPIRAN</strong></font></p>
<p>8.1	SWOT MIPA 2007<br />
8.2	Usulan Program Kerja Utama<br />
8.3	Data waktu tunggu lulusan<br />
8.4	Data jumlah dosen yang mempublikasikan hasil risetnya 2004-2006<br />
8.5	Data publikasi hasil riset tingkat UI</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>Lampiran 1 : MATRIKS SWOT MIPA 2007</strong></font></p>
<p>OPPORTUNITIES (O)<br />
1.	Jaringan alumni dan kerjasama industri<br />
2.	Peluang dana riset dari pemerintah dan kolaborasi<br />
3.	Peluang dana untuk pengadaan peralatan dan sarana gedung dari APBN<br />
4.	Peluang kerjasama riset di tingkat nasional &amp; internasional (key: nama besar UI)<br />
5.	Peluang pengembangan ventura/enterpreneurship<br />
6.	Peluang menjadi leader di tingkat nasional<br />
7.	Integrasi dengan FT &amp; Fasilkom	THREATS (T)<br />
1.	Kelembaman<br />
2.	Persaingan dunia kerja semakin ketat<br />
3.	Masyarakat menginginkan BOP rendah tapi mutu pendidikan tinggi<br />
4.	Daya tarik aktifitas penghasil “income” di tempat lain<br />
5.	Kompetitor dari PT lain6.<br />
STRENGTHS (S)<br />
1.	Reputasi dan citra, secara umum masih baik<br />
2.	Jumlah Doktor dan variasi bidang ilmu yang memadai<br />
3.	Kompetensi SDM relative tinggi dan beberapa telah memiliki reputasi internasional<br />
4.	Hadirnya “center of excellence” Nano Technology, serta Genome<br />
5.	Kerjasama industri sudah mulai terbangun<br />
6.	Bidang riset unggulan yang dimiliki oleh Departemen<br />
7.	Alumni FMIPA yang menduduki posisi strategis di pemerintahan dan industri<br />
8.	Sistem di bidang akademik telah mulai terbentuk	SO Strategies<br />
1.	Meningkatkan daya saing kompetitif di tingkat regional &amp; global<br />
2.	Meningkatkan inovasi, kreativitas dan produktivitas akademik (knowledge enterprise) melalui riset-riset multi disiplin<br />
3.	Pengelolaan potensi &amp; SDM riset yang fokus dengan membentuk kluster/grup riset berdasarkan kekuatan real di FMIPA<br />
4.	Menjalin kolaborasi riset dan proaktif dalam memenangkan dana riset<br />
5.	Menyusun proposal pengadaan peralatan dan melakukan lobi yang kuat ke Eksekutif &amp; Legislatif<br />
6.	Pengembangan ventura yang berbasis MIPA	ST Strategies<br />
1.	meningkatkan sumber pendanaan dari pihak ketiga<br />
2.	Mengembangkan FMIPA menjadi Fakultas top di level nasional dan ASEAN<br />
3.<br />
WEAKNESSES (W)<br />
1.	Pengelolaan potensi riset yang lemah dan tidak fokus<br />
2.	Renstra Fakultas yang belum disusun bersama: Pimpinan Fakultas, Pimpinan Departemen, SAF dan DGBF<br />
3.	Koordinasi Pimpinan Fakultas-Pimpinan Departemen-SAF-DGBF<br />
4.	Belum menjadi Good Governance<br />
5.	Kurangnya paradigma pelayanan  resistansi masih tinggi<br />
6.	System remun belum kompetitif<br />
7.	Ketergantungan pendanaan pada sumber dana BOP masih tinggi<br />
8.	Waktu tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan<br />
9.	Kualitas lulusan dipertanyakan</p>
<p>WO Strategies<br />
1.	Standarisasi dan peningkatan remunerasi SDM melalui sumber-sumber pendanaan pihak ketiga<br />
2.	Pengelolaan potensi riset yang lemah dan tidak fokus<br />
3.	Menyusun Renstra Fakultas bersama: Pimpinan Departemen, SAF dan DGBF<br />
4.	Menyusun dan memperkuat pola koordinasi: Pimpinan Fakultas-Pimpinan Departemen-SAF-DGBF<br />
5.	Mengembangkan “good governance”</p>
<p>WT Strategies<br />
1.	Membentuk system<br />
2.	Menerapkan paradigma pelayanan<br />
3.	Menerapkan standar kompetensi lulusan<br />
4.	Membentuk tim marketing lulusan (CDC)<br />
5.	Membentuk tim audit<br />
6.	Memperjuangkan peningkatan salary dosen dan karyawan melalui Pimpinan Universitas<br />
7.</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>Lampiran 2 : Usulan Program Kerja utama</strong></font></p>
<p>No	Sasaran	Program	Pelaksanaan	Indikator kinerja<br />
Riset dan Kerjasama<br />
Ditingkatkannya peran DGBF dan BPMAF untuk meningkatkan kualitas riset dan pengajaran serta etika akademik	Merevitalisasi fungsi dan peran DGBF 	2008	Pedoman kerja bagi DGBF untuk peningkatan mutu riset dan pengajaran<br />
Meningkatkan peran Guru Besar sebagai ujung tombak penggerak riset<br />
2008-2012	Terbentuknya kelompok peneliti yang  diketuai oleh Guru Besar<br />
Meningkatkan peran Guru Besar sebagai pembina para calon Guru Besar<br />
2008-2012	Meningkatnya jumlah Guru Besar tiap tahun.<br />
Ditingkatkannya jumlah mahasiswa Pasca Sarjana sebagai pencerminan research university</p>
<p>Melakukan kerja sama dengan Instansi Pemerintah dan Swasta agar menyekolahkan para pegawainya di Pasca Sarjana FMIPA.<br />
2008-2012	Meningkatnya jumlah mahasiswa Pasca Sarjana<br />
Mendorong Program Studi Pasca Sarjana untuk membuat peminatan baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pengguna.<br />
2008-2012	Terbentuknya Peminatan baru di Program Studi<br />
Ditingkatkannya jumlah artikel yang ditulis oleh dosen	Memberikan bantuan dana dan kemudahan kepada dosen yang akan mengirimkan artikel pada jurnal internasional atau nasional<br />
2008-2012	Meningkatnya jumlah artikel dosen yang dipublikasikan dan dipresentasikan pada forum ilmiah<br />
Memberi insentif bagi dosen yang artikelnya diterbitkan pada jurnal internasional atau nasional<br />
2008-2012	Meningkatnya jumlah artikel yang dipublikasi.<br />
Ditingkatkannya Akreditasi Jurnal ilmiah yang dimiliki FMIPA	Memberikan suntikan dana untuk jurnal-jurnal yang ada di FMIPA untuk dapat meningkatkan jumlah eksemplar dan mutu setiap penerbitan.<br />
2008-2012	Terakreditasinya jurnal yang ada di FMIPA<br />
Meningkatnya jumlah publikasi<br />
Mendukung terlaksananya seminar ilmiah tahunan MIPA	2008-2012<br />
Mewajibkan publikasi sebagai syarat mahasiswa pasca yang akan sidang 	2008-2012<br />
Ditingkatannya Dana Riset sebagai konsekuensi research university</p>
<p>Memberikan kemudahan dan bantuan dana untuk pengajuan proposal penelitian nasioanal dan internasional<br />
2008-2012	Meningkatnya jumlah yang dihasilkan oleh FMIPA<br />
Meningkatkan secara kualitaif dan kuantitatif Dana Riset Unggulan MIPA<br />
2008-2012	Meningkatnya jumlah proposal penelitian yang dapat didanai<br />
Memberikan jatah dana intensif riset (block grant) tiap Departemen	2008-2012	Meningkatnya penelitian di masing-masing Departemen.<br />
Ditingkatkannya peran Pusat Studi dan lab-lab sebagai mesin pencari dana 	Memberikan fasilitas yang memadai untuk seluruh Pusat Studi dan lab-lab<br />
2008-2009	Terciptanya suasana kerja yang nyaman untuk dapat melobi pemberi dana<br />
Merevitalisasi peran Pusat Studi</p>
<p>2008	Pedoman kerja dan aturan maindari Pusat Studi sebagai penopang kegiatan riset dan pengajaran</p>
<p>Mendorong pembentukan pusat studi yang potensial mendapatkan dana<br />
2008-2012	Munculnya beberapa pusat studi baru<br />
Ditingkatkannya link dengan industri dan institusi riset dalam dan luar negeri	Menjaga dan meningkatkan kerjasama yang telah terbangun	2008 &#8211; 2012	Meningkatnya jumlah link dengan industri dan institusi riset<br />
Melibatkan alumni dalam pengembangan jaringan yang lebih luas	2008 &#8211; 2012<br />
Akademik<br />
Ditingkatkannya peran BPMAF untuk meningkatkan kualitas materi pelajaran dan pengajaran.	Merevitalisasi fungsi dan peran BPMAF	2008-2012	Pedoman kerja bagi BPMAF dan terlaksananya penilaian mutu.<br />
Diwujudkannya kurikulum pengajaran sesuai dengan road map UI	Bekerjasama Univ. memetakan kurikulum program studi &amp; menyusun kebijakan integrasi intra &amp; antar rumpun ilmu	2008-2012	Terwujudnya kurikulum pengajaran sesuai dengan road map UI<br />
Menyusun kurikulum tailor-made dg system major(80-100SKS)-minor	2008-2012<br />
Diwujudkannya pengajaran berbasis riset, SCL, e-learning	Menerapkan paradigma pengajaran active learning (SCL)	2008-2012	Terwujudnya pengajaran berbasis riset, SCL, e-learning<br />
memanfaatkan kegiatan e-learning sebagai media proses pemelajaran	2008-2012<br />
Dijaminnya mutu pengajaran	Pembentukan tim mutu	2008-2012	Terjaminnya mutu pengajaran<br />
Pembentukan tim audit	2008-2012<br />
Kemahasiswaan<br />
Diterapkannya standar kompetensi lulusan	Memfasilitasi peningkatan kemampuan mahasiswa berbahasa Inggris	2008-2012	Score TOEFL meningkat<br />
Mendorong mahasiswa beraktifitas untuk menumbuhkan kemampuab soft skills	2008-2012	Standar Kompetensi 5:3:1<br />
Ditingkatkanya kualitas kegiatan mahasiswa	Mendorong kegiatan mahasiswa yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir ilmiah, kesehatan jasmani dan ketaqwaan.	2008-2012	Meningkatnya kegiatan kemahasiswaaan yang berkaitan dengan keilmuaannya serta keimannanya.<br />
Mendukung kompetisi mahasiswa berprestasi di bidang penulisan ilmiah, penelitian, berbahasa Inggris serta aktifitas	2008-2012	Meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam lomba mahasiswa berprestasi<br />
Ditingkatkannya peran alumni	Mendorong terbentuknya ikatan alumni yang solid	2008	Terbentuknya ikatan alumni<br />
Mendukung upaya peningkatan kualitas interaksi dengan alumni	2008 &#8211; 2012<br />
Non Akademik<br />
Diterapkannya tata pamong dan tata kelola di Fakultas, Departeman dan Program Studi<br />
Menata organisasi dan tatalaksana serta menerapkan SOP (Standard Operating Procedure) di setiap unit kerja	2008-2010	Setiap unit kerja sesuai SOP yang telah dibuat.<br />
Ditetapkannya Performance based Merit System	Bersama Departeman dan Universitas, menyusun Performance based Merit System untuk Dosen dan Karyawan	2008	Terwujudnya  Performance based Merit System yang kompetitif<br />
Pemberian reward dosen dan karyawan yang berprestasi	2008 &#8211; 2012<br />
Terwujudnya perpustakaan yang handal	Meningkatkan jumlah literatur serta komputer yang dimiliki<br />
2008-2012	Jumlah buku dan unit komputer lebih banyak<br />
Merenovasi Perpustakaan yang ada sehingga tercipta kenyamanan<br />
2009	Semakin banyak dan lebih lama para pengguna di perpustakaan<br />
Meningkatkan SDM perpustakaan 	2008-2012	Semakin cakap para pustakawan.<br />
Ditingkatkan fungsi humas	Memberikan kebebasan kepada humas untuk dapat mempromosikan FMIPA ke semua pihak<br />
2008-2012	Keberhasilan memperkenalkan potensi yang ada di FMIPA<br />
Membuat brosur yang informatif<br />
2008	Tersusunnya brosur yang baik<br />
Memperbaiki website yang ada sehingga selalu up to date, lebih komunikatif dan interaktif<br />
2008-2012	Website yang banyak dikunjungi.<br />
Ditingkatkan keasrian dan kenyamanna lingkungan kampus	Penambahan pohon peneduh serta fasilitas diskusi mahasiswa di luar kelas.	2008-2009	Meningkatnya jumlah pepohonan serta jumlah bangku taman.</p>
<p><font COLOR="#0000ff"><strong>Lampiran 3: Waktu tunggu lulusan September 2006 disurvey Mai 2007</strong></font></p>
<p>SEPTEMBER &#8216;06<br />
No	PS	Σ Lulusan	&lt;3bln	3-6 bln	6-12 bln	Rata-rata Waktu Tunggu<br />
1	MATEMATIKA	39	4	4	2	4/12<br />
2	FISIKA	31	5	2	1	2/28<br />
3	KIMIA	43	3	1	3	5/28<br />
4	BIOLOGI	30	8	3	7	4/13<br />
5	FARMASI	60<br />
6	GEOGRAFI	36	1	2	 	3/2</p>
<p>Ctt:<br />
1.	Sebagian besar menyatakan, sedang melamar pekerjaan, sisanya tidak terhubungi<br />
2.	Data ini memasukkan, lulusan yang bekerja part time<br />
<font COLOR="#0000ff"><strong>Lampiran 4: Jumlah dosen FMIPA yang publikasi</strong></font></p>
<p>Departemen	ΣDosen	Σdosen S3	Σdosen yg publikasi<br />
Matematika	32	9	2<br />
Fisika	46	29	6<br />
Kimia	31	15	10<br />
Biologi	40	14	7<br />
Farmasi	35	17	8<br />
Geografi	32	7	2<br />
228	91	35<br />
40%	38%<br />
Lampiran 5: Data Publikasi hasil riset tingkat UI</p>
<p>No	Fakultas/Jurusan/ Departemen	Bidang Ilmu Pengetahuan,<br />
Teknologi dan Seni (IPTEKS)(*)	Jumlah Hasil Penelitian yang Diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah<br />
Internasional	Nasional	Lokal<br />
2004	2005	2006	2004	2005	2006	2004	2005	2006<br />
1	2	3	4	5	6	7	8	9	10	11	12<br />
1	Kedokteran	 Kedokteran 	                3 	                3 	              12 	                5 	                2 	                3 	                3 	                7 	                6<br />
2	Kedokteran Gigi	Kedokteran Gigi	                2 	                1 	                5 	                2 	                1 	                5 	               &#8211;   	               &#8211;   	               -<br />
3	MIPA	Sains	              13 	              15 	              27 	              48 	              48 	              15 	              18 	              17 	              15<br />
4	Teknik	Teknologi &amp; Rekayasa	                5 	                7 	              96 	              37 	              44 	           222 	                6 	                6 	                7<br />
5	Hukum	                                      &#8211;   	                1 	                1 	                8 	                3 	                1 	                3 	                1 	               &#8211;   	               -<br />
6	Ekonomi	Ilmu Ekonomi	               &#8211;   	                1 	                8 	              40 	              22 	                4 	              18 	              12 	               -<br />
7	Ilmu Pengetahuan Budaya	Humaniora	               &#8211;   	               &#8211;   	                5 	                3 	                7 	                7 	              12 	                2 	                2<br />
8	Psikologi	Psikologi &amp; Sosial	               &#8211;   	               &#8211;   	                1 	                7 	              16 	                6 	                5 	              13 	              16<br />
9	Ilmu Sosial &amp; Ilmu Politik	                                      &#8211;   	                1 	                1 	                2 	               &#8211;   	                1 	                5 	                2 	                2 	                3<br />
10	Kesehatan Masyarakat	Ekonomi Kesehatan	                1 	                3 	                2 	                7 	                6 	              31 	                3 	                1 	                4<br />
11	Ilmu Komputer	IT, Sistem Informasi	                2 	                3 	                3 	               &#8211;   	                4 	                2 	               &#8211;   	               &#8211;   	                1<br />
12	Ilmu Keperawatan	Keperawatan	               &#8211;   	               &#8211;   	                4 	                1 	                3 	              11 	               &#8211;   	               &#8211;   	               -<br />
13	Program Pascasarjana	 	               &#8211;   	               &#8211;   	               &#8211;   	               &#8211;   	               &#8211;   	               &#8211;   	               &#8211;   	               &#8211;   	               -<br />
Jumlah	 	              28 	              35 	           173 	           153 	           155 	           314 	              68 	              60 	              54<br />
%MIPA	              46 	              43 	              16 	              31 	              31 	                5 	              26 	              28 	              28<br />
%FT	              18 	              20 	              55 	              24 	              28 	              71 	                9 	              10 	              13</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=16&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/24/makalah-balon-dekan-yang-meramaikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seleksi Calon Dekan FMIPA-UI 2008-2012</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/04/seleksi-calon-dekan-fmipa-ui-2008-2012/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/04/seleksi-calon-dekan-fmipa-ui-2008-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 11:07:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[calon dekan]]></category>
		<category><![CDATA[fmipa]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/2008/01/04/seleksi-calon-dekan-fmipa-ui-2008-2012/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini sedang berlangsung proses penseleksian calon dekan FMIPA-UI periode 2008-20012.
Seperti empat tahun sebelumnya, calon dekan ditentukan berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh Panitia, dan diputuskan oleh Rektor. Jadi tidak lagi melalui pemilihan (one man one vote). Tahapannya:

Pendaftaran hingga 10 Jan 08  14 Jan 08
Pemaparan visi misi program 16 Jan 08
Penilaian oleh panitia Seleksi
Tiga nama dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=15&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saat ini sedang berlangsung proses penseleksian calon dekan FMIPA-UI periode 2008-20012.<span id="more-15"></span></p>
<p>Seperti empat tahun sebelumnya, calon dekan ditentukan berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh Panitia, dan diputuskan oleh Rektor. Jadi tidak lagi melalui pemilihan (one man one vote). Tahapannya:</p>
<ol>
<li>Pendaftaran hingga <strike>10 Jan 08</strike>  14 Jan 08</li>
<li>Pemaparan visi misi program 16 Jan 08</li>
<li>Penilaian oleh panitia Seleksi</li>
<li>Tiga nama dengan nilai teratas diajukan ke rektor. 23 Jan 08</li>
<li><strong><font COLOR="#0000ff">Rektor yang menentukan (direncanakan sebelum 2 Feb 08)</font></strong> satu dari tiga nama tersebut, setelah melalui proses wawancara dsb</li>
</ol>
<p><strong>Siapa saja panitia Seleksi</strong> ? Dipilih dari Anggota SAF (senat Akademik Fakultas)</p>
<ol>
<li>Pof.Dr. Djati Kerami (MAT)</li>
<li>Dr. Yunus Daud (FIS)</li>
<li>Dr. Ridha Bakri (KIM)</li>
<li>Iman Santoso M.Sc. (BIO)</li>
<li>Dr. Luthfiralda (BIO)</li>
<li>Prof. Dr.Endang Hanani (FAR)</li>
<li>Dr. Amarila Malik (FAR)</li>
<li>Dr. Djoko Hartanto (GEO)</li>
<li>Dr. Eko Kusratmoko (GEO)</li>
<li>Dr. Widyawati (GEO)</li>
<li>Tubagus Ismail (External, alumni MIPA)</li>
<li>Dr. Anis Muhammad (wakil UI)</li>
</ol>
<p><strong>Apa saja syarat calon dekan ?</strong></p>
<ol>
<li>Berkewarganegaraan indonesia &amp; tidak pernah kehilangan kewarganegaraan Indonesia</li>
<li>Sehat jasmani dan rohani</li>
<li>Bergelar doktor, sesuai dengan bidang ilmu yang dikelola FMIPA-UI</li>
<li>Memiliki integritas moral</li>
<li>Memiliki komitmen terhadap UI</li>
<li>Memiliki pengalaman dalam bidang manajemen</li>
<li>Memiliki jiwa kepeminpinan</li>
<li>Memiliki jiwa kewirausahaan</li>
<li>Berwawasan luas mengenai pendidikan tinggi</li>
</ol>
<p><strong>Bagaimana kriteria seleksinya ?</strong></p>
<ol>
<li>Kinerja akademis sesuai bidang ilmu FMIPA</li>
<li>Kecapakan manajerial</li>
<li>Kepemimpinan</li>
<li>Jiwa kewirausahaan</li>
<li>Kepribadian dan integritas moral</li>
<li>Komitmen terhadap UI</li>
<li>Pemahaman terhadap isu strategis di FMIPA</li>
<li>Akseptibilitas di lingkungan FMIPA</li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=15&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2008/01/04/seleksi-calon-dekan-fmipa-ui-2008-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MIPAku tercinta</title>
		<link>http://martarizal.wordpress.com/2007/12/30/mipaku-tercinta/</link>
		<comments>http://martarizal.wordpress.com/2007/12/30/mipaku-tercinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 04:28:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://martarizal.wordpress.com/2007/12/30/mipaku-tercinta/</guid>
		<description><![CDATA[Jayalah MIPA UI, jayalah pula negeri, begitu slogan yang terus digelorakan mahasiswa
Tak terasa telah tiga tahun menggeluti kemahasiswaan dan setahun di pendidikan, banyak catatan penting yang coba ditulis, semoga MIPA ke depan bisa lebih baik lagi.

Lulusan MIPA perlu dibantu untuk cepat mendapatkan pekerjaan. CDC perlu dihidupkan, tim marketing lulusan dibentuk, tak kalah pentingnya bakat kewirausahaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=14&subd=martarizal&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jayalah MIPA UI, jayalah pula negeri, begitu slogan yang terus digelorakan mahasiswa<span id="more-14"></span></p>
<p>Tak terasa telah tiga tahun menggeluti kemahasiswaan dan setahun di pendidikan, banyak catatan penting yang coba ditulis, semoga MIPA ke depan bisa lebih baik lagi.</p>
<ol>
<li>Lulusan MIPA perlu dibantu untuk cepat mendapatkan pekerjaan. CDC perlu dihidupkan, tim marketing lulusan dibentuk, tak kalah pentingnya bakat kewirausahaan perlu ditumbuhkan, sehingga bisa membuka lapangan kerja.</li>
<li>Supaya tim marketing &#8220;pede&#8221; menjual, maka &#8220;barang dagangan&#8221; harus terjamin mutunya. Perlu ada tim penjamin mutu lulusan, dengan penetapan standar kompetensi lulusan yang &#8220;ketat&#8221; serta pemberian fasilitas agar memudahkan tercapainya kompetensi yang diharapkan</li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/martarizal.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/martarizal.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/martarizal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/martarizal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/martarizal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/martarizal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/martarizal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/martarizal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/martarizal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/martarizal.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/martarizal.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/martarizal.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=martarizal.wordpress.com&blog=2161680&post=14&subd=martarizal&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://martarizal.wordpress.com/2007/12/30/mipaku-tercinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/09121e79d3ac6881ce3e29a6213775c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">marta</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>