Pertanyaan dan Jawaban terkait balon dekan

24 01 2008

Pertanyaan yang pernah diajukan
dan yang kemungkinan akan diajukan

A. UI
1) Apa peran yang akan dimainkan UI ? Jawab
2) Bagaimana UI mewujudkannya ? Jawab
3) Jelaskan maksud ketiga strategi dasar UI. Jawab
4) Hikam: Apa yang dimaksud dengan Keuangan Juli 2008 di tarik (disatukan di Univ), bagaimana peran Fakultas ? Jawab
5) Hikam: Apa yang dimaksud Enterprising ? Jawab

B. Visi Misi & Program
1) Tubagus: Dalam matrik SWOT, kondisi MIPA berada pada kuadran mana ? Jawab
2) Tubagus: Bagaimana cara mencapainya ? Jawab
3) Prof Soleh: Apakah dosen akan dipisah, jalur pendidikan atau penelitian ? Jawab
4) Prof Soleh: Ventura yang riil. Jawab
5) Mengapa system yang diterapkan “kaku”. Jawab
6) Hikam: Apakah mungkin MIPA terakreditasi internasional ? Jawab
7) Herman: Bagaimana peran alumni dan bagaimana supaya menghasilkan lulusan yang berperan? Jawab
8) Widyawati: Akreditasi internasional, bagaimana strategi pencapaiannya ? Jawab
9) Apa yang dimaksud Good Governance. Jawab
10) Bagaimana peluang & strategi mengembangkan dana2 selain SPP ? Jawab
11) Bagaimana memberdayakan asset yang ada hingga mendapat nilai tambah Jawab
12) Network (swasta, pemerintah, univ dalam dan LN) yang sudah dimiliki Jawab
13) Bagaimana cara mempercepat waktu tunggu lulusan ? Jawab
14) Bagaimana peran guru besar Jawab
15) Bagaimana sasaran strategis dicapai dikaitkan dengan ketiga strategi dasar Jawab
16) Jelaskan tentang Sistem Informasi Administrasi dan Transparansi Keuangan online Realtime Jawab
17) Bagaimana upaya penjaminan mutu akademik dilakukan ? Jawab

Kebijakan yang akan diterapkan dalam bahasa statistic tidaklah local maksimum tapi universal optimum
Jawaban

1 UI
1.1 Peran yang akan dimainkan UI
1. Menjadi tolok ukur pengembangan tradisi akademik
2. Trend setter (Pelopor arah) pengembangan ilmu pengetahuan
3. Energizer upaya membangun perubahan bangsa
1.2 UI mewujudkan perannya dengan cara:

Melakukan analisa SWOT, menetapkan visi dan misi, sasaran strategis serta tiga strategi dasar pencapaiannya

Persoalan internal UI
1. struktur organisasi yang multi fakultas
2. kuatnya sekat-sekat pengembangan keilmuan
3. tidak terintegrasinya pengelolaan Keu, SDM
4. ketidakpastian aset2 univ
5. minimnya riset-riset interdisiplin

Visi : Menjadi Univ. riset berkelas dunia
Misi: 1. menyelenggarakan pend tinggi berbasis riset u/ pengembangan ilmu, Tek, Seni & Budaya
2. menyelenggarakan pend tinggi yg mengupayakan penggunaanya u/ meningkatkn taraf & kualitas kehidupan masy Ind serta kemanusiaan

Sasaran strategis diantaranya:
1. Mendapatkan akreditasi internasional
2. Memperbaiki peringkat UI dalam jajaran PT dunia
3. Peningkatan publikasi ilmiah internasional
4. Meningkatkan jumlah produk intelektual yang unggul

Untuk mencapainya ditetapkan 3 strategi dasar:
1. Terwujudnya Integrasi (Integration)
2. Terselenggaranya pendidikan tinggi berbasis riset, membangun keunggulan (Excellence)
3. Terwujudnya Enterprising University

1.3 Penjelasan ketiga strategi dasar
Integration
• Integrasi struktur multi fakultas menjadi universitas, diarahkan terbangunnya rumpun2 ilmu
• Untuk berperan mengatasi kompleksitas permasalahan bangsa, Univ perlu menetaskan pemikiran2 strategis yang didekati dengan pengembangan ilmu, kajian, riset interdispliner dan bersifat terapan
• Sesuai kebijakan MWA, arah pengembangan UI menjadi 3 rumpun ilmu  pengembangan riset interdisiplin dan pengembangan ilmu tanpa sekat
• Integrasi keuangan dan SDM
Excellence
• Integrasi rumpun keilmuan
• Penataan organisasi cyber campus
• Menciptakan konsep, kebijakan dan mekanisme pengetahuan tanpa sekat
• Pengembangan riset2 cluster dan unggulan
• Peningkatan kerjasama internasional
• Peningkatan jumlah pengajar yang bereputasi internasional
Enterprising
• Peningkatan pendapatan dari hasil kegiatan penelitian, pelayanan pada masyarakat dan ventura komersial
1.4 Keuangan akan di sentralisasi di UI, peran Fakultas

UI ingin lebih Efisiens, lebih terencana dengan jelas dalam pengelolaan, menghindari pemborosan sana-sini, dengan integrasi ada resource sharing
1.5 Maksud dari Enterprising

Enterprising tidak dimaksudkan tiap-tiap Fakultas berbisnis, tapi berusaha mendapatkan dana dari kompetensi bidang ilmu masing2

2 Visi Misi & Program

2.1 Analisa SWOT

Opportunities Threats
Strengths
Weaknesses

2.2 Strategi pencapaiannya

Dari analisa SWOT ditetapkan
Visi: Mendukung terwujudnya univ riset berkelas dunia
Misi: Optimalisasi produk penelitian(intelektual) untuk peningkatan kualitas pendidikan, pengabdian pada masyarakat dan kesejahteraan

Selanjutnya dengan menetapkan sasaran srategis dan tiga strategi dasar

Sasaran strategis (yang terukur)
• Akreditasi internasional
• Peningkatan publikasi internasional
• Peningkatan jumlah kerjasama industri yang menghasilkan
• Merit system yang kompetitif
• Pengurangan waktu tunggu lulusan

3 strategi dasar
• (be professional & best) Services
• Quality Management System
• Excellence

2.3 Apakah dosen akan dibagi dua jalur: Jalur Pendidikan atau jalur Penelitian ?

Kita akan menyusun bersama Performance based Merit System (meskipun UI sedang menyusun, tidak ada salahnya kita juga akan memberi masukan, dan menguji cobanya 6 bulan sebelum Juli 2008 keuangan ditarik ke UI).

Yang dilakukan adalah membuat kontrak kerja diawal semester atau tahun. Setiap dosen akan diminta untuk mengajar, meneliti dan atau “mencari uang” dengan target yang ditentukan sendiri. Untuk setiap target akan ada hitungan SKS nya. Kemudian ada pengali yang akan berbeda pada setiap dosen bergantung pada lama kerja/gelar/golongan/income departemennya (contoh dari FT). Memang ada kemungkinan dosen tertentu yang majornya mengajar atau meneliti atau mencari uang (FKM). Ini dapat dibicarakan bersama

1. Kontrak kerja
2. menentukan sendiri target untuk setiap bidang
3. Bidang yang ada:
a. Pendidikan/Pengajaran
b. Riset dengan target jurnal, seminar, prototype
c. “Cari uang” Marketing
d. Struktural
4. Evaluasi kontrak kerja

2.4 Ventura yang riil

Misi utama yang akan dibangun adalah optimalisasi produk penelitian. Beberapa produk penelitian yang dapat dikembangkan adalah: melalui lab-lab tiap departemen dan atau pusat-pusat studi

MAT/Puskom: Layanan analisa statistik, Layanan pembuatan Sistem Informasi Manajemen
FIS: Layanan pelatihan Geothermal bekerjasama dengan Unocal, Prototype alat ukur Kwh meter, alat ukur monitoring pencemaran udara, alat ukur pemetaan bawah tanah
KIM/Puska RKL:
BIO: Kavera, energi alternative (bioenergi)
FAR: Obat bahan alami
GEO/PPGT: Sistem informasi Geografis untuk pemetaan distribusi penduduk, distribusi pabrik di Depok misalnya

Membantu mengurus paten dan memasarkannya ke industri

2.5 Menerapkan Sistem dengan kaku

Sistem harus jelas aturannya dan berlaku untuk semua.
Di level manajer, tidak diperkenankan merubah system, tapi di level dekan, dimungkinkan adanya kebijakan dengan pertimbangan khusus.
2.6 Kemungkinan Akreditasi Internasional

Mungkin, kalau kita mau dan bersungguh2, insya Allah bias
Mulai dengan membangun kebersamaan, membangun system yang disepakati bersama serta system yang mengacu pada standar ISO
2.7 Peran Alumni

Sangat besar dalam membantu terwujudnya enterprising di MIPA dengan jaringan dan kerjasama yang mungkin dibentuk
Ikatan Alumni akan dikokohkan
Untuk lulusan baru akan dibantu mendapatkan pekerjaan, sehingga terbentuk ikatan emosi yang baik dengan Fakultas/Departemen
2.8 Strategi Pencapaian Akreditasi Internasional

Penerapan Quality Management System diantaranya terkait keselamatan kerja dan lingkungan
2.9 Good Governance

Adalah tata pamong dan tatakelola yang baik berdasarkan prinsip2:
1. transparansi
2. akuntabilitas
3. keadilan/fairness
4. kemandirian/independence
5. efisien dan efektif

2.10 Peluang dan Strategi mendapatkan dana selain SPP

Peluang ventura

Ventura produk riset
Pengembangan bahan baku obat
Bahan tambahan obat Excipient (bahan alam) sbg processing add  memperbaiki kualitas obat (bu Effi)
Bahan alam extract khasiat obat (mahkota dewa)
Lidah buaya di efferfescent  Biotek
Pengembangan kultur jaringan (bu Susi)
Yeast (fungi bersel tunggal)
– bio sensor logam, sensitifitas baru > 100 ppm
– Biocontrol mengatasi kontaminasi produk makanan
– Untuk penurunan kolesterol
– Mengatasi limbah minyak goreng
Mikroalgae sbg biofuel, lebih baik dari minyak jarak sbg biodiesel karena tidak mengganggu kestabilan keanekaragaman hayati
Produk minuman kesehatan: yoghurt kavera  di jepang sudah ada

Alat ukur monitoring pencemaran udara
Monitoring kendaraan basis GPS, RFID
 Pertamina, pemantauan distribusi minyak tanah (IDA)
 peta kemacetan GIS
Alat ukur pemetaan air bawah tanah
Alat ukur KWh meter digital
Embedded system crypto machine
Dashboard (Executive) Information System

Ventura layanan/jasa
Pemeriksaan uji obat baru
Analisa sample
Analisa kandungan mikroorganisme dalam bahan pangan
Analisis DNA
Analisa Andal
Layanan analisa statistic
Layanan pembuatan Sistem Informasi Manajemen
Layanan pelatihan Welding inspector
Layanan pelatihan Geothermal

GIS
Layanan pemetaan sumber air tanah
Layanan pelatihan keselamatan kerja

Ventura Pendidikan:
1. Pembuatan buku text
2. Kelas Internasional
3. S2 untuk Industri

Peluang dana penelitian
1. Hibah-hibah kompetisi tingkat UI, nasional (Ristek, Dikti)
2. Kerjasama dengan industri

Peluang dana peralatan
1. APBN
2. Industri

Strategi mendapatkannya: Ada manajer kerjasama dan atau manajer incubator bisnis

Services System Excellences
Membangun kebersamaan, pimpinan melayani, mensupport, memfasilitasi
Mhubungkan dg industri
Memperluas jaringan Ada aturan yang disepakati bersama Dibuat incubator bisnis

2.11 Pemberdayaan Aset yang ada untuk mendapatkan nilai tambah

Aset peralatan dan SDM, sebagai ventura layanan
2.12 Networking

Penelitian Industri Instansi
MAT Sandi Negara
FIS Terry Mart; CERN Eropa
Rosari: Julich,Jerman UNOCAL, SHELL Pertamina
Sandi Negara
KIM
BIO
FAR Amarila: Groeningen, Belanda Industri Farmasi BP POM
GEO

2.13 Cara mempercepat waktu tunggu lulusan

Dibentuk CDC yang akan:
1. memberi pembekalan enterprenuership
2. pelatihan pembuatan CV dan menghadapi wawancara
3. menghubungkan dg industri

Sebelumnya perlu ada penjaminan mutu lulusan dengan adanya standar kompetensi lulusan:
1. Kompetensi akademik IPK
2. Magang
3. Bahasa Inggris (Skore TOEFL 500 misalnya)
4. Sertifikat mengikuti kegiatan2/lomba2 ilmiah
5. SoftSkills pola 5:3:1untuk mendapatkan kemampuan berkomunikasi social, bekerjasama dalam team, memimpin team, bekerja dalam limit waktu dsb

2.14 Peran Guru Besar

Guru besar berperan:
1. Sebagai ujung tombak riset
2. mengayomi dan mengarahkan lahirnya GB berikutnya

2.15 Sasaran Strategis dikaitkan dengan ketiga strategi dasar

Manajer Services System Excellences Sasaran strategis
Kebersamaan dan keterbukaan mbangun sistem Performanced based Merit Sytem Merit Sistem yg kompetitif
Akademik & Kmhsn Be professional & best services
Fasilitas kegiatan
CDC
Pelatihan wiraswasta Penjaminan mutu akademik
Standar kompetensi lulusan
MIPA Award
Tim audit mutu
GRE bench marking Waktu tunggu lulusan
Riset Fasilitasi dana riset
Kerjasama inter & intra rumpun ilmu Hibah kompetisi
Syarat lulus wajib seminar & masuk jurnal “QiR”
Publikasi nasionai/int Publikasi Internasional
Kerjasama Fasilitasi Pusat studi
Fasilitasi prototype
Pengurusan paten
Menjalin lik dg industri/instansi Aturan main yang disepakati bersama
SCIENCE CENTER Inkubator bisnis Jumlah link dg Industri
Quality Management System
Diantaranya K3 (keselamatan Kerja dan kesehatan Lingkungan) Akreditasi Internasional

2.16 Sistem Informasi Administrasi Online dan Transparansi Keuangan Online & Realtime

Sistem Informasi Administrasi Online
Menjawab kebutuhan pemantauan surat menyurat yang seringkali terlalu lama pemrosesannya. Dengan cara seperti ini, setiap surat masuk akan terpantau jelas secara online & realtime, statusnya saat ini apa dan dimana

Transparansi Keuangan
Dibeberapa Fakultas lain, laporan keuangan disampaikan ke seluruh dosen secara berkala, bahkan di FISIP dilakukan secara online dan realtime. Jadi bukan hal yang tidak mungkin MIPA dapat pula menerapkannya

2.17 Penjaminan mutu Akademik

Mengaktifkan Unit Penjamin Mutu Akademik Fakultas (UPMA),
akan dibuat tim audit tiap departemen yang akan mengaudit silang.
Sebelumnya ada setiap MK minimal harus ada dua dosen yang bertanggungjawab, bias seperti Kimia, yang bertanggung jawab adalah KBK (pemantau, pembuat soal, evaluasi hasil)
Benchmarking calon lulusan (GRE based)

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: